Gaya Hidup Foya-foya, Dirut Bank Sultra Abdul Latif Layaknya Lelaki Hidung Belang

KENDARI, EDISIINDONESIA.id- Aliansi Pemuda, Pelajar (AP2) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Bank Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (7/9/2022).

Aksi tersebut digelar untuk menyikapi video viral Direktur Utama (Dirut) Bank Sultra Abdul Latif yang menghambur-hamburkan uang kepada puluhan karyawatinya yang berhijab di salah satu rumah makan di Kota Kendari, Sultra beberapa waktu lalu.

Ketua Umum AP2 Sultra Fardin Nage mengatakan bahwa aksi tak terpuji yang dilakukan Abdul Latif sangatlah tidak layak dipertontonkan di hadapan publik.

Bahkan, ia menyebutkan bahwa aksi hambur-hambur uang atau sawer itu merupakan tindakan lelaki hidung belang.

“Hal-hal semacam itu sebenarnya merupakan kebiasaan lelaki hidung belang yang melakukan sawer-saweran terhadap biduan di tempat hiburan malam. Dan itu bisa menimbulkan spekulasi-spekulasi yang lain lagi terhadap masyarakat,” ucap Fardin.

Dalam aksi tersebut juga, pihak AP2 Sultra menantang Abdul Latif untuk naik ke atas mobil sound sistem dan melakukan aksi sawer-saweran terhadap seluruh massa aksi dan masyarakat di sekitar Bank Sultra.

Ia juga membeberkan bahwa Bank Sultra mengalami kekurangan penyertaan modal utama, yang sebagaimana telah diatur dalam peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tahun 2020.

“Takutnya, ini bisa menimbulkan pikiran yang macam-macam dari masyarakat terhadap Bank Sultra itu sendiri,” katanya.

Fardin juga meminta agar Dirut Bank Sultra Abdul Latif untuk mundur dari jabatannya ketika dia sudah merasa tidak mampu dalam menjalankan tugasnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Corsec Bank Sultra Wa Ode Nurhuma mengatakan bahwa dengan adanya demonstrasi yang dilakukan oleh AP2 Sultra merupakan koreksi sosial terhadap Bank Sultra.

Meski begitu, Nurhuma menampik jika aksi hambur-hambur uang yang dilakukan oleh Dirut-nya merupakan hal yang tidak wajar dan melanggar norma-norma yang ada. “Tidak ada norma-norma yang kami langgar dalam event yang viral kemarin,” ujar wanita yang akrab disapa Ibu Santi itu. (edisi)

Comment