BUTENG, EDISIINDONESIA.id – Timsar Rescue Pos SAR Baubau mengerahkan Rigid Inflatable Boat guna mencari seorang nelayan yang apes digulung ombak saat mencari nafkah di Laut Kota Baubau.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Basarnas Kendari, Rudi menerangkan sekitar pukul 01.58 wita pihaknya menerima informasi dari Laloni yang merupakan keluarga korban.
Laloni melaporkan insiden 1 orang nelayan yang digulung ombak saat sedang memanah ikan disekitar perairan Waropi Wakingku, Buton Tengah.
Awalnya kata Rudi berdasarkan laporan tersebut, korban adalah nelayan bernama La Saenu (49) Warga Lipu, Kelurahan Sula’a, Kota Baubau.
Saat itu pada 27 Maret, sekitar pukul 18.00 La Saenu bersama sejumlah rekannya berjumlah 20 orang keluar mencari ikan dengan menggunakan longboat disekitar perairan Waropi Wakingku, Buton Tengah.
Namun apes saat sedang asik memanah ikan, tiba-tiba cuaca memburuk, mengakibatkan angin kencang.
“Saat itu keluarga dan rekan-rekan berkumpul tetapi korban tidak terlihat, pencarian kemudian sempat dilakukan oleh rekan-rekannya. Hanya saja tidak berhasil,” ungkap Rudi.
Rekan korban kemudian bergegas melapor ke Timsar.
“Berdasarkan laporan itu kami memberangkatkan Tim Rescue Pos SAR Baubau pada pukul 02.15 wita,” ujarnya.
Lebih jauh Rudi mengaku setelah mendapat laporan dan informasi cuaca, pihaknya kemudian berangkat bersama tim dengan mengerahkan RIB untuk memberikan bantuan SAR dengan Jarak tempuh LKP dari Pos SAR Baubau sekitar 12 NM,” kata Rudi melalui keterangan tertulisnya.
Diketahui, Rigid Inflatable Boat (RIB) adalah perkembangan evolusioner dari perahu karet dengan dasar kain karet yang diperkuat dengan papan datar di dalam kerah untuk membentuk geladak atau lantai kapal. (Che/dir)
Comment