KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Ribuan mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari mengikuti kuliah umum bertajuk “Membangun Budaya Mutu dan Peran Mahasiswa yang Kompetitif dan Berdaya Saing dalam Transformasi Kelembagaan”.
Narasumber utama kuliah umum ini adalah Prof. Dr. H. Aceng Hasani, M.Pd., dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Banten.
Wakil Rektor I IAIN Kendari, Dr. Jumarddin La Fua, M.Si., menekankan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar pembukaan perkuliahan, tetapi juga bagian dari upaya menyiapkan mahasiswa menghadapi perubahan kelembagaan menuju Universitas Islam Negeri (UIN).
“Transformasi ini tidak bisa hanya ditanggung pimpinan dan dosen. Mahasiswa harus ikut menopang lewat pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” jelasnya.
Dalam pemaparannya, Prof. Aceng menegaskan bahwa budaya mutu berarti konsistensi menjaga kualitas dan melakukan perbaikan berkelanjutan. Mutu, katanya, adalah ketika hari ini lebih baik dari kemarin.
“Budaya mutu harus hadir dalam aktivitas sehari-hari. Kita butuh mahasiswa yang kompetitif, serta dosen yang mampu menanamkan nilai integritas, akuntabilitas, keunggulan, dan keislaman,” ujarnya.
Ia menambahkan, budaya mutu yang tertanam dengan baik akan menciptakan iklim akademik sehat sekaligus memperkuat daya saing lulusan.
Kuliah umum ditutup dengan diskusi interaktif yang memberi kesempatan mahasiswa memperdalam pemahaman tentang mutu pendidikan dan peran mereka sebagai motor penggerak transformasi kampus.(**)
Comment