EDISIINDONESIA.id- Pernyataan tegas Presiden Prabowo Subianto yang menyebut setiap partai politik di Indonesia memiliki sosok patriot sekaligus “bajingan” dinilai bukan sekadar ucapan retoris semata, melainkan pantulan nyata dari dinamika kehidupan berpolitik di tanah air.
Pengamat politik sekaligus Direktur Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menegaskan pandangan itu berangkat dari fakta tak terbantahkan: hampir seluruh pemangku jabatan publik di Indonesia—baik di eksekutif, legislatif, hingga kepala daerah—sebagian besar merupakan kader partai politik.
“Jika kita lihat kenyataan di lapangan, semua pejabat publik di Indonesia, mulai dari eksekutif, legislatif, sampai kepala daerah, mayoritas berasal dari partai politik,” ujar Adi dalam kanal YouTube resminya, Rabu, 15 Juli 2026.
Karena itulah, kualitas karakter dan integritas kader di dalam tubuh partai politik sangat menentukan wajah pemerintahan serta kualitas penyelenggaraan negara secara keseluruhan.
Adi menambahkan, bukti nyata yang memperkuat pernyataan Presiden juga terlihat dari maraknya kasus hukum yang menjerat kepala daerah belakangan ini, termasuk yang ditangkap melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) aparat penegak hukum.
“Secara umum, mayoritas kepala daerah yang menjabat adalah kader partai politik. Di sisi lain, belakangan ini kita sering menyaksikan banyak kepala daerah yang terkena OTT dan berurusan dengan hukum,” lanjutnya.
Kondisi ini, kata Adi, semakin menegaskan apa yang disampaikan Prabowo: bahwa di setiap partai politik memang dihuni beragam watak. Ada mereka yang tulus berjuang sebagai patriot demi kepentingan bangsa, namun tak tertutup kemungkinan ada pula oknum yang menyalahgunakan kekuasaan demi keuntungan pribadi atau golongan.
“Ini mengonfirmasi sepenuhnya pernyataan Prabowo Subianto: di setiap partai politik selain ada orang baik dan patriot, pastilah ada juga pihak yang berperilaku buruk,” pungkas Adi.(edisi/rmol)
Comment