Tiga Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris UMKendari Raih Kesempatan Internship di Thailand

KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari (UMKendari).

Tiga mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), yakni Apriansyah Ashar, Heri Supriadi, dan I Ketut Wahyu Julianto, berhasil lolos pada Program Internship Muhammadiyah Association of Thailand.

Direktur Kerja Sama dan Internasionalisasi UMKendari, Titin Rahmiatin Rahim menjelaskan bahwa program ini merupakan hasil kerja sama antara UM Gresik, UMKendari, dan UM Kalimantan Timur dengan Muhammadiyah Association of Thailand.

Menurutnya, latar belakang program ini berangkat dari kebutuhan Thailand akan tenaga pengajar Bahasa Inggris yang kompeten, sekaligus kesempatan bagi mahasiswa Muhammadiyah untuk mengembangkan kapasitas internasionalnya.

“Tujuan program ini multifaset, bukan hanya untuk membentuk global mindset, cross-cultural understanding, dan melatih kemampuan mengajar mahasiswa, tetapi juga menjadi bagian dari strategi internasionalisasi kampus. Ini adalah investasi jangka panjang bagi mahasiswa maupun institusi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Titin menuturkan bahwa proses seleksi dilakukan secara komprehensif, meliputi seleksi administrasi hingga kompetensi mengajar.

Dukungan juga diberikan secara penuh, mulai dari pengurusan dokumen perjalanan hingga Pre-Departure Orientation yang digelar bersama UM Gresik dan UMKT.

“Keberhasilan ini membuktikan bahwa mahasiswa UMKendari mampu bersaing di kancah global. Program ini akan terus dikembangkan menjadi agenda tahunan dengan jenis kegiatan yang lebih luas, termasuk research internship, summer course, hingga student exchange,” tambahnya.

Salah satu peserta, Heri Supriadi, mengaku sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari program ini.

“Saya merasa bangga dan bersyukur. Ini kesempatan berharga yang tidak semua mahasiswa dapatkan. Ada tanggung jawab besar untuk membawa nama baik UMKendari di kancah internasional,” ujarnya.

Heri menuturkan bahwa motivasi terbesarnya adalah untuk mengasah kemampuan mengajar Bahasa Inggris di lingkungan internasional serta memperluas wawasan lintas budaya.

Ia juga menyiapkan diri dari sisi akademik maupun non-akademik, mulai dari materi pembelajaran hingga adaptasi budaya.

“Selama dua bulan di Thailand, target saya adalah bisa mengajar dengan baik, membangun interaksi positif dengan siswa, dan meningkatkan kompetensi diri, baik dalam pedagogi maupun komunikasi lintas budaya. Tantangan terbesar adalah adaptasi dengan bahasa dan budaya lokal, namun dengan dukungan kampus saya lebih percaya diri,” tambahnya.

Keberhasilan tiga mahasiswa ini menjadi bukti nyata bahwa UMKendari semakin memperkuat langkahnya menuju kampus berdaya saing global, sekaligus menginspirasi mahasiswa lain untuk berani mengambil peluang internasional.(**)

Comment