SMAN 1 Wadaga Lepas Angkatan IX: Mengukir Kenangan, Menjemput Masa Depan Pendidikan Berkualitas

MUBAR, EDISIINDONESIA.id – Suasana khidmat dan haru menyelimuti acara penamatan peserta didik kelas XII SMAN 1 Wadaga tahun pelajaran 2025/2026. Kegiatan bertema “Mengukir Kenangan, Menggapai Masa Depan” ini menandai pelepasan angkatan ke-IX sejak sekolah tersebut berdiri pada tahun 2015.

Acara yang berlangsung di Kecamatan Wadaga, Kabupaten Muna Barat (Mubar), Sulawesi Tenggara, dihadiri oleh berbagai unsur penting, termasuk Ketua KCD Rayon Mubar–Buteng, Camat Wadaga, Kepala Desa Lakanaha, perwakilan Polsek Lawa, Babinsa setempat, serta perwakilan Dandim 1416. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan nyata terhadap kemajuan pendidikan di daerah.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan doa bersama, menambah kekhidmatan momen penuntasan pendidikan di bangku SMA bagi para siswa.

Plt Kepala SMAN 1 Wadaga, Asmal Tifa, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan atas kerja keras mereka dalam menyukseskan acara ini. “Saya mengucapkan terima kasih kepada bapak dan ibu guru serta tenaga kependidikan yang telah bekerja keras sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik,” ujarnya, Kamis (17/4/2026).

Asmal Tifa menjelaskan bahwa penamatan tahun ini merupakan yang kesembilan dan yang pertama kali dilaksanakan secara resmi oleh pihak sekolah sejak berdiri. Ia memaparkan visi SMAN 1 Wadaga untuk mencetak peserta didik yang unggul secara akademik dan non-akademik, beriman, bertakwa, serta peduli lingkungan.

Visi ini didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai serta terus ditingkatkan, termasuk penataan lingkungan sekolah untuk menunjang proses belajar mengajar yang optimal.

Berbagai program strategis telah dijalankan untuk mewujudkan visi dan misi sekolah, mulai dari penataan kelas, ruang kantor, ruang guru, hingga halaman dan taman sekolah.

Tujuannya adalah menumbuhkan kenyamanan, meningkatkan motivasi belajar siswa, dan semangat mengajar guru. Upaya ini berdampak positif pada peningkatan prestasi siswa, baik akademik maupun non-akademik. Kegiatan ekstrakurikuler seperti OSIS, kepramukaan, olahraga, dan rohis juga dioptimalkan untuk pengembangan karakter dan bakat siswa.

SMAN 1 Wadaga kini memiliki 38 guru dan 66 tenaga kependidikan, dengan sekitar 80 persen guru telah bersertifikasi, menunjukkan peningkatan profesionalisme tenaga pengajar.

“Guru-guru di sekolah ini tidak diragukan lagi dalam menjalankan tugasnya sebagai pendidik,” tambah Asmal Tifa.

Ia bangga melaporkan kemajuan signifikan sekolah di bawah kepemimpinannya. Peningkatan jumlah siswa yang lulus melalui jalur SPMB dari 11 orang (50%) tahun lalu menjadi 13 orang (65%) tahun ini merupakan capaian membanggakan. Selain itu, terjadi pula peningkatan jumlah peserta didik dari tahun ke tahun, serta berbagai prestasi akademik lainnya.

“Capaian ini tentu tidak terlepas dari dukungan semua pihak, kerja sama yang solid, serta dedikasi tinggi para guru dalam menjalankan tugasnya sebagai pendidik,” tutupnya.

Kepala Cabang Dinas (KCD) Rayon Mubar–Buteng, La Ose, turut mengapresiasi dedikasi dewan guru dan staf tata usaha. Ia memberikan motivasi kepada para lulusan untuk terus semangat meraih cita-cita dan tidak mudah menyerah menghadapi tantangan masa depan.

“Kalian adalah harapan generasi muda. Di tangan kalian masa depan Wadaga, Mubar, Sultra hingga Indonesia akan ditentukan. Jangan pernah menyerah, karena setiap harapan adalah tantangan yang harus diselesaikan,” tegasnya.

La Ose juga mengapresiasi capaian SMAN 1 Wadaga di bawah kepemimpinan saat ini dan mendorong agar inovasi serta perubahan positif terus dilanjutkan.

Pihak sekolah berharap para lulusan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, menjaga nama baik almamater, serta menjadi generasi yang mampu mengukir prestasi di masa depan. Penamatan ini menjadi awal langkah baru bagi para lulusan untuk meraih masa depan yang lebih cerah.(**)

Comment