Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J Berjalan 7,5 Jam di Rumah Sambo

EDISIINDONESIA.id – Rekonstruksi yang digelar Mabes Polri terkait pembunuhan Brigadir Novriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J berlangsung selama 7,5 jam.

Dalam reka ulang adegan pembunuhan berencana tersebut, terdapat 78 adegan yang diperagakan dalam rekonstruksi.

Untuk itu, kelima tersangka pembunuhan Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Brigadir Ricky Rizal, Bharada Richard Eliezer, dan Kuat Ma’ruf dihadirkan dalam rekonstruksi. Sedangkan Yosua diperankan oleh pemeran pengganti.

Sambo, Richard, Ricky, dan Kuat mengenakan baju tahanan dalam rekonstruksi ini, berbeda dengan Putri yang menggunakan baju putih. Seperti diketahui, Putri saat ini belum ditahan.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Dedi Prasetyo menjelaskan, dalam rekonstruksi ini Tim Khusus Polri melakukan reka ulang adegan bersama dengan sejumlah pihak sejak pukul 10.00 WIB.

Rekonstruksi ini dilakukan di dua lokasi di Jakarta Selatan yaitu, di Rumah Pribadi Ferdy Sambo, Jalan Saguling III, Duren Tiga dan Rumah Dinas Ferdy Sambo di Komplek Polri, Jalan Duren Tiga, Selasa (30/8/2022).

Selain itu, masih ada satu lagi rekonstruksi di kediaman pribadi Jalan Saguling III sebagai pengganti lokasi kejadian di rumah Magelang, Jawa Tengah.

“Saya bersama Komnas HAM LPSK dan penyidik. Hari ini telah melaksanakan rekonstruksi selama 7 jam setengah,” ujar Dedi di Rumah Dinas

Rekonstruksi yang selesai dilakukan pada pukul 17.09 WIB tersebut, dipastikan Dedi, dilakukan sesuai perintah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

“Timsus diperintahkan Kapolri untuk se transparan mungkin dalam pelaksanaan rekonstruksi yang berjalan 7,5 jam tersebut,” tegasnya.

Lebih lanjut, Dedi menuturkan bahwa seluruh rangkaian kejadian baik sebelum dan setelah pembunuhan Brigadir J di tiga lokasi berbeda, yaitu di Rumah Sambo di Magelang dan di lokasi rekonstruksi.

“Sudah kita adegankan. Dua di lokasi asli dan satu lokasi pengganti yang di Magelang,” jelas Dedi.

Dedi merinci, rekonstruksi kejadian di Magelang dimulai pukul 10.00 WIB dengan melibatkan tersangka dan saksi terkait kejadian. Dimana yang diperagakan sebanyak 16 adegan.

“Di TKP Saguling 36 adegan sudah diperagakan, dan dengan saksi terkait. Dan TKP terakhir (Rumah Dinas Sambo), ada 27 diperankan tersangka dan para saksi,” tutup Dedi. (edisi/rmol)

Comment