EDISIINDONESIA.id – Timnas Belgia menunjukkan kesiapan menjelang Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan 2-0 atas Kroasia dalam laga uji coba internasional, Selasa (2/6/2026).
Hasil ini memperpanjang catatan tak terkalahkan skuad asuhan Rudi Garcia menjadi 12 pertandingan secara beruntun dengan perincian delapan kemenangan dan empat hasil imbang.
Belgia langsung berupaya menekan sejak awal pertandingan. Jeremy Doku, yang dimainkan lebih sentral di tengah ketidakpastian kondisi kebugaran Romelu Lukaku, menjadi pemain pertama yang mengancam gawang Kroasia. Namun upayanya masih belum cukup menyulitkan kiper Dominik Livakovic.
Kroasia merespons melalui serangan balik yang dibangun Luka Modric. Gelandang veteran itu mengirim umpan kepada Petar Musa, tetapi penyerang FC Dallas tersebut hanya mampu mengarahkan bola ke sisi luar gawang saat ruang tembaknya makin sempit.
Belgia kemudian memperoleh peluang dari tendangan bebas setelah Doku dilanggar. Maxim De Cuyper mengambil alih tugas eksekutor dari Kevin De Bruyne, tetapi peluang itu gagal dimanfaatkan dengan baik.
Gol yang ditunggu Belgia akhirnya hadir setelah De Bruyne mengambil tendangan bebas cepat yang memulai serangan berbahaya. Doku kembali menjadi aktor penting dengan aksi individunya di sisi lapangan sebelum mengirim umpan ke area penalti.
Kemelut yang terjadi di depan gawang Kroasia membuat bola jatuh ke kaki Youri Tielemans. Gelandang tersebut tidak menyia-nyiakan kesempatan dan sukses membawa Belgia unggul 1-0.
Keunggulan itu dinilai sepadan dengan dominasi Belgia sepanjang babak pertama. Meski demikian, Kroasia hampir menyamakan kedudukan menjelang turun minum ketika Modric melepaskan peluang berbahaya. Beruntung bagi Belgia, Thibaut Courtois tampil sigap untuk menggagalkan peluang mantan rekan setimnya tersebut.
Memasuki babak kedua, kedua tim mempertahankan susunan pemain yang sama. Namun, tempo pertandingan sempat menurun sebelum pergantian pemain besar-besaran dilakukan sekitar menit ke-60.
Kroasia melakukan lima pergantian sekaligus dan hampir langsung mendapatkan hasil. Ante Budimir yang baru masuk nyaris mencetak gol saat sundulannya membentur mistar gawang.
Belgia juga mengalami nasib serupa. Hans Vanaken, yang masuk dari bangku cadangan, hampir menggandakan keunggulan timnya tetapi sundulannya hanya membentur tiang gawang.
Ketika pertandingan tampak akan berakhir dengan skor tipis, Romelu Lukaku memberikan bukti dirinya masih layak menjadi andalan lini depan Belgia pada Piala Dunia 2026.
Mantan penyerang Chelsea tersebut yang baru kembali memperkuat Belgia setelah absen selama setahun berhasil memaksimalkan serangan balik dan mencetak gol kedua untuk memastikan kemenangan timnya menjadi 2-0.
Gol tersebut menjadi comeback sempurna bagi Lukaku, yang sebelumnya sempat diragukan kebugarannya akibat minimnya menit bermain di level klub.
Pada sisi lain, hasil ini menjadi catatan kurang menggembirakan bagi Kroasia. Tim asuhan Zlatko Dalic kini menelan dua kekalahan beruntun dalam laga persahabatan, sesuatu yang belum pernah mereka alami selama dua dekade terakhir.
Sebelum kekalahan beruntun tersebut, Kroasia sempat mencatat sembilan pertandingan tanpa kekalahan.
Belgia masih akan menjalani satu laga uji coba lagi menghadapi Tunisia sebelum memulai kiprahnya pada Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Mesir.
Sementara itu, Kroasia akan menuntaskan persiapannya dengan menjamu Slovenia sebelum terbang ke Amerika Serikat untuk melakoni laga pembuka Piala Dunia melawan Inggris. (edisi/bs)
Comment