Bangun Citra Positif di Era Digital, UMKendari Berpartisipasi di Pelatihan PP Muhammadiyah

KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Universitas Muhammadiyah Kendari (UMKendari) turut ambil bagian dalam Pelatihan Manajemen Reputasi Digital Organisasi Zona I (Wilayah Timur).

UMKendari diwakili oleh A.M. Indra Supriyanto (Sekretaris Rektor) dan Muhammad Nur Djafar Sigaro dari Direktorat Promosi, Admisi dan Humas (DPAH).

Pelatihan ini bertujuan memperkuat kapasitas pimpinan dan pengelola komunikasi publik Muhammadiyah dalam membangun citra positif di era digital.

Materi yang diberikan meliputi strategi pengelolaan reputasi, teknik penanganan krisis, pemetaan pemangku kepentingan, serta integrasi nilai dakwah dalam komunikasi organisasi.

Rektor Unismuh Makassar, Dr. Abdul Rakhim Nanda, membuka acara dengan menyampaikan apresiasi atas kepercayaan PP Muhammadiyah sekaligus memohon maaf atas keterbatasan layanan yang ada.

“Namun saya yakin hal ini tidak mengurangi semangat para mujahid digital Muhammadiyah,” ujarnya.

Direktur Pusat Syiar Digital Muhammadiyah, Dr. Choirul Fajri, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pelatihan nasional.

“Batch pertama ini akan dilanjutkan di Universitas Muhammadiyah Tangerang pada 29–31 Agustus. Kami berharap wilayah bisa mereplikasi pelatihan ini di tingkat daerah,” katanya.

Ketua PP Muhammadiyah, Prof. Irwan Akib, yang memberikan amanat pembukaan, menekankan pentingnya bijak mengelola informasi.

“Siapa yang menguasai informasi, akan menguasai dunia. Karena itu, kita harus memeriksa kebenaran informasi sebelum menyebarkannya, dan memastikan manfaatnya bagi publik,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar media sosial digunakan secara cerdas dan berakhlak.

A.M. Indra Supriyanto menyampaikan harapannya agar pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dalam pelatihan ini dapat diimplementasikan di UMKendari, khususnya untuk memperkuat strategi komunikasi publik kampus yang selaras dengan nilai-nilai dakwah Muhammadiyah.

“Kami berharap hasil pelatihan ini bisa menjadi bekal praktis bagi tim humas dan seluruh civitas akademika dalam membangun reputasi positif UMKendari di ruang digital,” ujarnya. (**)

Comment