Polres Konsel Bongkar Aksi Brutal dan Pencurian Uang Bank, Satu Residivis Kembali Ditangkap

KONSEL, EDISIINDONESIA.id — Kepolisian Resor (Polres) Konawe Selatan (Konsel) Sulawesi Tenggara (Sultra), membeberkan sederet kasus kriminal yang berhasil diungkap sepanjang awal 2025.

Wakapolres Kompol Dedi Hartoyo menyoroti tiga kasus utama, yakni pencurian uang usai transaksi bank, penganiayaan brutal, dan penindakan kendaraan berknalpot brong selama Ramadan.

Salah satu kasus yang mencuat adalah pencurian uang di halaman parkir Alfamidi, Kelurahan Punggaluku, Kecamatan Laeya, pada 24 Maret 2025.

Modusnya klasik. Pelaku membuntuti korban usai mengambil uang dari Bank BRI. Ketika korban lengah, pelaku beraksi saat uang disimpan di bagasi motor.

Kasat Reskrim Polres Konsel, Iptu La Ode Jefri Hamzah, mengatakan satu pelaku berinisial LR telah ditangkap. Sementara rekannya, AG, masih buron.

“Barang bukti yang kami amankan antara lain sebilah badik, uang tunai Rp3,2 juta dari total Rp6,4 juta yang digondol pelaku, serta sepeda motor yang digunakan,” Ungkap Jefri dalam konferensi pers di halaman Mapolres Konsel, Jumat (11/04/2025).

Lanjut, LR, kata Jefri, bukan pemain baru. Ia diketahui residivis kasus serupa di Timika, Papua. Kini, ia dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

Kasus lain yang turut mengundang perhatian publik adalah penganiayaan berat di Desa Matandahi, Kecamatan Tinanggea, pada Sabtu malam, 5 April 2025. Korbannya warga Desa Lakara, dikeroyok secara sadis oleh tiga pelak berinisial I, D, dan A.

“Aksi ini dilatarbelakangi dendam lama. Korban dipukul, diinjak kepalanya, bahkan dipukul pakai balok kayu sepanjang dua meter,” ujar Jefri.

Polisi telah mengamankan dua pelaku, sementara satu lainnya masih dalam pengejaran. Mereka dijerat Pasal 170 KUHP tentang kekerasan secara bersama-sama. Sembilan bilah parang, satu balok kayu, dan satu motor turut diamankan sebagai barang bukti.

Di sisi lain, selama Operasi Keselamatan Anoa 2025 yang digelar selama Ramadan, Satlantas Polres Konsel mencatat 10 kecelakaan lalu lintas.

“Dua orang meninggal, empat luka berat, dan 22 lainnya luka ringan. Kerugian materil mencapai Rp50,6 juta,” ungkap Kasat Lantas Iptu Usman.

Tak hanya itu, operasi juga menyasar kendaraan berknalpot brong yang kerap mengganggu ketenangan warga.

“Sebanyak 16 kendaraan berhasil kami amankan. Ini bagian dari upaya menciptakan suasana Ramadan yang tertib dan kondusif,” kata Usman.

Kompol Dedi menegaskan bahwa seluruh tindakan ini adalah komitmen institusinya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat Konsel.(**)

Comment