KENDARI, EIDISIINDONESIA.id– Jaringan penadah motor curian di Kendari berhasil dibongkar oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Kendari. Seorang pria berinisial FE (33), wiraswasta asal Baubau, diamankan pada Senin malam (6/4/2026) karena diduga berperan sebagai penadah puluhan motor hasil curian, yang sebagian besar siap dikirim ke Maluku Utara.
Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, menjelaskan bahwa FE diduga terlibat dalam sindikat penadahan motor curian. Penangkapan ini berawal dari laporan korban berinisial JA, seorang pelajar/mahasiswa asal Konawe Utara, yang kehilangan motornya sejak Desember 2025.
“Pelaku ini berperan sebagai penadah. Dia membeli motor hasil curian, lalu menjualnya kembali untuk mengambil keuntungan,” ujar AKP Welliwanto.
Dari hasil pemeriksaan, FE mengaku mendapatkan motor curian dari seorang pria bernama Rahman Gafur alias Openg. FE telah beraksi sejak pertengahan Maret 2026, di mana ia terakhir kali mengecek satu unit Honda CRF baru di Baubau.
Motor tersebut kemudian ia tawarkan kepada calon pembeli berinisial BB seharga Rp18,5 juta. Dari transaksi ini, FE mentransfer Rp16 juta kepada pemasoknya dan menyimpan sisanya sebagai keuntungan.
Lebih mengejutkan lagi, FE mengakui telah menampung total 29 unit motor jenis Honda CRF hasil curian. Ia membeli motor-motor tersebut dengan harga berkisar Rp15 juta hingga Rp16 juta per unit, dan menjualnya kembali dengan harga Rp18 juta hingga Rp18,5 juta.
“Motor-motor hasil curian ini kemudian dikirim ke wilayah Provinsi Maluku Utara menggunakan Kapal Sabuk Nusantara 84, lengkap dengan STNK sementara,” jelasnya.
Para pembeli motor curian ini ternyata adalah kenalan FE saat ia pernah tinggal di Maluku Utara. Dari setiap transaksi, FE meraup keuntungan sekitar Rp1 juta hingga Rp1,5 juta yang ia gunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
Saat ini, FE telah diamankan di Polresta Kendari untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Pihak kepolisian masih terus melakukan pengembangan untuk membongkar jaringan curanmor yang lebih luas dan memburu pelaku utama pencurian kendaraan tersebut.(**)
Comment