Mitsubishi Umumkan Peluncuran Pajero Terbaru dengan Ukuran Mikro hingga Medium

EDISIINDONESIA.id – Pabrikan otomotif raksasa asal Jepang, Mitsubishi Motors, resmi mengumumkan strategi besar untuk mentransformasi nama legendaris “Pajero” menjadi sebuah ekosistem lini produk SUV yang luas.

Dalam rencana jangka panjangnya, jenama berlogo tiga berlian ini tidak hanya menghadirkan SUV off-road bertubuh jangkung, tetapi juga merambah ke segmen kendaraan perkotaan dari ukuran mikro (kei-car) hingga ukuran menengah (medium-size SUV).

Pengumuman dramatis tersebut disampaikan langsung oleh Presiden dan CEO Mitsubishi Motors, Keisuke Kishiura, dalam acara peluncuran global kendaraan off-road terbaru mereka di Jepang. Kishiura menegaskan komitmen perusahaan untuk menghidupkan kembali kejayaan lini Pajero melalui pendekatan modern.

“Dalam waktu dekat, dengan Pajero terbaru yang memimpin lini produk, kami akan memperluas keluarga Pajero dengan model-model perkotaan berukuran kompak dan sedang. Kami berharap Anda dapat menantikan kehadiran produk-produk baru ini,” tegas Kishiura dikutip Autopro, Minggu (6/9/2026).

Berdasarkan sketsa visual yang diperlihatkan kepada media, strategi ekspansi ini akan diwarnai oleh bahasa desain serba kotak (boxy) yang menjadi ciri khas SUV tangguh masa kini.

Lini produk Pajero terbaru ini menjadi bagian dari komitmen besar Mitsubishi untuk merilis 13 model baru antara tahun fiskal 2026 hingga 2031. Rencana ambisius tersebut mencakup pengadopsian lima varian bermesin hibrida (hybrid) dan lima varian plug-in hybrid (PHEV).

Salah satu model yang paling dinantikan dalam lini produk baru ini adalah SUV perkotaan bersasis monokok (unibody) yang diproyeksikan meluncur pada kurun waktu 2028 atau 2029.

Mobil ini secara khusus dirancang untuk bersaing langsung di ceruk pasar Toyota RAV4 yang mendominasi penjualan global. Mengusung teknologi powertrain terlektrifikasi, SUV Pajero menengah ini diyakini akan menjadi komoditas penting Mitsubishi untuk menggempur pasar Eropa dan Amerika Utara.

Selain model menengah, Mitsubishi juga menyiapkan kejutan bagi pasar domestik Jepang (JDM) dengan merencanakan kelahiran kembali penerus Pajero Mini sekitar tahun 2030.

Mobil berukuran kei-car ini bakal mengadopsi bahasa desain crossover tangguh dengan jarak terendah ke tanah (ground clearance) yang lebih tinggi dibanding Delica Mini. Sektor dapur pacunya disokong oleh mesin 660 cc turbocharged yang dipadukan dengan opsi penggerak semua roda (all-wheel drive).

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan Mitsubishi memberikan klarifikasi tegas mengenai perbedaan hierarki antara Pajero dan Pajero Sport.

Pabrikan menekankan bahwa model all-new Pajero yang baru diluncurkan bertindak sebagai flagship model utama, sebuah kendaraan yang jauh lebih mewah, canggih, dan berada pada segmen harga yang berbeda secara total dibandingkan dengan Pajero Sport yang berakar dari platform pikap Triton.

Meskipun demikian, keberlanjutan Pajero Sport dipastikan tetap aman di sejumlah pasar berkembang seperti Asia Tenggara dan Australia. Generasi Pajero Sport yang berbasis pikap tangga (ladder frame) dan telah mengalami peremajaan pada tahun 2024 tersebut dilaporkan masih terus diproduksi.

Para pengamat otomotif memprediksi bahwa konsep futuristik “Elevance” yang diperkenalkan Mitsubishi pada 2025 lalu akan menjadi cetak biru bagi penerus Pajero Sport di masa depan.

Langkah Mitsubishi menjadikan Pajero sebagai induk lini produk menunjukkan pergeseran strategi bisnis yang cerdas dalam memanfaatkan warisan (heritage) nama besar mereka.

Langkah ini diharapkan mampu mendongkrak kembali volume penjualan global Mitsubishi, terutama di tengah persaingan ketat segmen SUV terlektrifikasi yang kini didominasi oleh pabrikan asal Tiongkok dan kompetitor sesama Jepang. (edisi/bs)

Comment