MUNA, EDISIINDONESIA.id – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dipsora) Muna fokus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) salah satunya dengan upaya optimalisasi gedung olahraga yang dimiliki Pemerintah Daerah.
Sekretaris Dispora Muna, La Ode Onda mengungkapkan, upaya mendokrak PAD ditengah keterbatasan anggaran melalui pemanfaatan fasilitas olahraga mempunyai tantangan tersendiri.
“Saat ini pengelolaan aset olahraga seperti GOR Paelangkuta belum maksimal sebab fasilitas pendukung belum memadai. Kemudian Lapangan Tennis di Alun-Alun, ini sudah saya komunikasi dengan Ketua Cabornya, InsyaAllah dalam waktu dekat kami akan membahas sektor penerimaan PAD dari penggunaan lapangan tersebut,” terangnya, Senin (31/8/2026).
“Kemudian kita juga ada penerimaan dari penggunaan gedung SOR La Ode Pandu ini. Hanya saja grafiknya cukup menurun. Sebab, saat ini juga di sektor swasta sudah banyak yang membangun gedung olahraga yang dikomersilkan disejumlah tempat di Kota Raha,” lanjutnya.
Namun, ditengah tantangan dan keterbatasan anggaran untuk melakukan pembenahan, La Ode Onda mengaku tidak menjadikan hal itu sebagai pelemahan untuk terus bekerja mencapai angka reaslistis PAD.
“Kalau mau reaslistis PAD yang bisa kita hasilkan dalam setahun di Dispora yaitu kurang lebih Rp 40 juta. Pada semester I tahun ini, kita sudah serahkan ke kas daerah kurang lebih Rp 23 juta,” jelas Sekretaris Dispora.
Kedepan, lanjut dia, pihaknya berencana memasang portal ditiga titik area SOR Raha untuk menarik retribusi bagi kendaraan roda dua dan roda empat.
“Kita akan bahas bersama stakeholder lain. Termasuk payung hukumnya agar tidak ada kegaduhan. Pada prinsipnya, khususnya Dispora Muna terus bergerak mengoptimalkan sumber pendapatan bagi daerah baik dari penggunaan aset olahraga oleh masyarakat maupun di sektor lainnya.” Tutupnya. (**)
Comment