EDISIINDONESIA.id – Pelatih kepala timnas basket putra Indonesia David Singleton telah menentukan gambaran skuad yang akan berlaga pada FIBA Asia Cup 2029 Pre-Qualifiers Round 1 di Malaysia, 28-31 Agustus 2026. Tim Merah Putih akan mengandalkan perpaduan pemain senior dan junior dalam persaingan grup C.
Menjelang pertandingan perdana melawan Singapura pada Jumat (28/8/2026), timnas Indonesia terus mematangkan persiapan di Dewa United Arena, Tangerang. Singleton menilai perkembangan tim menunjukkan tren positif, terutama dalam membangun kekompakan antarpemain.
“Saya pikir, kami sudah berlatih untuk menjadi lebih baik. Mereka sudah bekerja keras untuk membangun kekompakan dan kami akan bekerja untuk membuat tim ini lebih siap lagi,” kata Singleton seusai memimpin latihan, Senin (24/8/2026).
Meski daftar pemain belum diumumkan secara resmi, pelatih yang juga menangani Pelita Jaya Basketball tersebut memastikan kerangka tim yang akan dibawa ke Malaysia sudah terbentuk.
Singleton memilih komposisi yang memadukan pengalaman pemain senior dengan energi para pemain muda. Kombinasi tersebut diharapkan membuat Indonesia mampu bersaing sepanjang babak pra-kualifikasi.
“Sudah punya gambaran tim yang akan dibawa. Ini adalah tim gabungan yang bagus antara senior dan junior. Saya rasa kami akan siap tampil di Malaysia nanti,” ujar pelatih asal Amerika Serikat tersebut.
Indonesia tergabung dalam grup C bersama Singapura, Hong Kong, dan tuan rumah Malaysia. Seluruh pertandingan akan berlangsung di Arena Seremban, Malaysia.
Tim Merah Putih harus menempati setidaknya posisi ketiga untuk menjaga peluang melaju ke babak selanjutnya.
Indonesia akan membuka perjuangan menghadapi Singapura pada 28 Agustus 2026. Setelah itu, skuad Garuda bertemu Hong Kong pada 30 Agustus sebelum menutup fase grup melawan Malaysia pada 31 Agustus 2026.
Dengan waktu persiapan yang semakin terbatas, Singleton fokus meningkatkan kesiapan permainan dan kekompakan tim sebelum bertolak ke Malaysia.
Perpaduan pemain berpengalaman dan talenta muda menjadi salah satu modal Indonesia untuk menghadapi tiga pertandingan penting dalam empat hari di Seremban. (edisi/bs)
Comment