KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Heboh penemuan mayat di Asrama Mahasiswa perlahan mulai terkuak identitasnya.
Dari sumber yang ada, Mayat pria itu diketahui berasal dari Ereke, Kabupaten Buton Utara (Butur), Sulewesi Tenggara (Sultra) yang bernama Muh. Reyfuddin.
Reyfuddin merupakan mahasiswa semester 2 Fakultas MIPA, jurusan Teknik Geologi Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari.
Menurut saksi mata, Aldi mengatakan bahwa pada pukul 10.00 wita ia hendak meminjam uang milik korban, akan tetapi pintu kamar milik korban terkunci.
“Saya bertetangga kamar dengan korban, tadi rencana saya mau pinjam uangnya hanya terkunci kamarnya, jadi saya manjat buka jendelanya dan tiba-tiba saya cium bau busuk,” ungkap Aldi kepada media edisiindonesia.id di asrama putra Bidikmisi II, pada Rabu (21/6/23).
Selain itu, salah satu rekan korban, Chandra mengaku kaget saat mendengar kerabatnya telah meninggal, sebab bagi dia korban merupakan sosok pendiam, dan ramah.
“Ini korban minggu terakhir saya ketemu di kelas, selama ini juga dia tidak pernah mengeluh kalau di sakit, karena sehat-sehat ji kita lihat,” pintah Candra dengan mata berkaca-kaca.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Kendari AKP Fitrayadi menyebut, saat ini pihaknya membawa korban ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk di otopsi guna mengungkap penyebab kematianya.
“Jadi kami tunggu saja hasil otopsinya dari dokter tentang penyebab meninggalnya mahasiswa Teknik Geologi ini,” tukasnya. (**)
Comment