EDISIINDONESIA.id- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa sejumlah pihak yang terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Salah satu yang turut dibawa adalah istri Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, yakni Noor Faizah Maenofie.
Berdasarkan pantauan di lokasi, enam orang yang diamankan dalam OTT tiba di Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 19.07 WIB, Rabu (29/7/2026). Mereka dibawa menggunakan bus berwarna merah bersama tim penyidik KPK.
Noor Faizah Maenofie tampak mengenakan pakaian bergaris hitam putih dengan rompi berwarna putih saat turun dari kendaraan.
Selanjutnya, seluruh pihak yang diamankan langsung digiring menuju ruang pemeriksaan di lantai dua Gedung Merah Putih KPK melalui pintu belakang.
Selain istri Bupati Pemalang, sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang juga turut menjalani pemeriksaan. Di antaranya Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Pemalang, Bagus Sutopo, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Joko Triasmoro, serta beberapa pihak lainnya.
Dalam operasi tangkap tangan tersebut, KPK mengamankan total 21 orang. Rinciannya, lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, 15 orang di Kabupaten Pemalang, dan satu orang di Kabupaten Purworejo.
Selain mengamankan sejumlah pihak, penyidik KPK juga menyita uang tunai lebih dari Rp2 miliar beserta sejumlah barang bukti lainnya yang diduga berkaitan dengan perkara dugaan suap proyek dan praktik jual beli jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang.
Hingga berita ini ditulis, KPK masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap para pihak yang diamankan. Lembaga antirasuah itu juga belum mengumumkan secara resmi pihak-pihak yang akan ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tersebut.(edisi/rmol)
Comment