KONAWE, EDISIINDONESIA.id – Sebuah video yang memperlihatkan seorang istri menggerebek suaminya di sebuah indekos di Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, viral di media sosial.
Peristiwa yang terjadi pada Senin (27/7/2026) itu memperlihatkan seorang perempuan berinisial NJ mendatangi sebuah kamar indekos yang diduga ditempati suaminya bersama seorang wanita lain.
Berdasarkan video yang diterima Kendariinfo, NJ datang seorang diri. Setibanya di lokasi, ia mendapati pintu kamar dalam keadaan terkunci. NJ kemudian beberapa kali mengetuk pintu hingga akhirnya dibukakan oleh suaminya.
Pria tersebut tampak mengenakan kaus hitam dan topi berwarna cokelat. Saat pintu terbuka, NJ langsung mempertanyakan keberadaan seorang wanita yang diduga berada di dalam kamar.
“Siapa temanmu di dalam? Mana dia? Sebelum saya berteriak, nyalakan lampunya,” ucap NJ dalam rekaman video.
Tak lama kemudian, setelah lampu kamar dinyalakan, seorang perempuan berinisial R keluar dari dalam kamar. Perempuan tersebut kemudian menghampiri NJ di depan indekos.
Situasi sempat memanas ketika R diduga keberatan karena aksinya direkam menggunakan telepon genggam. Dalam video terlihat ia berusaha mengambil ponsel milik NJ, namun upaya tersebut tidak berhasil.
“Kenapa kamu marah? Sekarang buktinya sudah ada. Kamu sudah bisa masuk sel. Dari tadi malam kamu datang,” ujar NJ dalam video.
Usai kejadian, NJ mengunggah rekaman penggerebekan tersebut melalui akun Facebook pribadinya. Ia juga membagikan foto saat berada di Polsek Bondoala yang diduga berkaitan dengan laporan atas dugaan perselingkuhan.
Dalam unggahannya, NJ menuliskan bahwa proses hukum tengah berjalan.
“Ini videonya ya. Malu sekalian mi. Yang dapat lihat ini perempuan info nah. Soalnya dicari sama polisi mi. Jangan lagi bertanya kenapa saya tidak kasih bagiannya. Bagi yang tahu hukum pasti paham lah,” tulisnya.
Pada unggahan berikutnya, NJ kembali menulis, “Tuntas lagi ya. Kita tunggu kabar baik selanjutnya. Bismillah semoga dimudahkan urusannya.”
Saat dikonfirmasi pada Rabu (29/7/2026), NJ memilih tidak memberikan keterangan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut.
“Maaf, no comment ya,” ujarnya singkat.
Sementara itu, Kapolsek Bondoala, Iptu Immanuel Johans Brata Napiun, saat dihubungi untuk dimintai konfirmasi hingga berita ini diterbitkan belum memberikan tanggapan.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai status laporan maupun perkembangan penanganan dugaan perselingkuhan tersebut.(**)
Comment