Polda Sultra Tekan MoU dengan Tiga Kampus Ternama di Sultra

KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Dalam rangka meningkatkan kompetensi personil, Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra), melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan tiga kampus ternama, di Kota Kendari, Kamis (13/10/2022).

Ketiga kampus tersebut, yaitu Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Universitas Muhammadiyah (UM) Kendari (UM) dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) 66 Kendari. Dimana itu berkaitan dengan program beasiswa studi S1 dan S2 bagi Pegawai Negeri Pada Polri (PNPP) Polda Sultra.

Wakapolda Sultra, Brigjen Pol Drs Waris Agung mengatakan bahwa, untuk MoU dengan pihak UHO Kendari telah berjalan sejak tahun 2016 hingga saat ini, dan kemudian pada kesempatan tersebut dilakukan perpanjangan.

Namun kata dia, untuk mengakomodir tingginya minat PNPP Polda Sultra dalam mengembangkan keilmuan, maka pihaknya melakukan perluasan jaringan kerjasama dengan beberapa universitas terkemuka lainnya yang ada di Sultra.

“Ini dalam rangka meningkatkan kompetensi personil Polda Sultra. Sehingga ke depan anggota Polda Sultra bisa mengikuti perkembangan yang terjadi di masyarakat,” katanya.

Dengan adanya kerja sama itu kata dia, PNPP Polda Sultra bisa melanjutkan pendidikan yang tadinya hanya tamatan SLTA bisa melanjutkan S1, S2 hingga S3. Bahkan nantinya kapasitas akan di tambah karena ada beberapa kemudahan yang diterima oleh anggota Polda yang kuliah di 3 kampus tersebut.

“Misalnya dalam karir yang sudah sarjana itu akan mendapatkan  percepatan kenaikan pangkat 1 periode. Tentu yang mempunyai akreditasi minimal B dan A,” ungkapnya.

Tempat sama, Rektor UHO Kendari Prof Dr Muhammad Zamrun Firihu, mengatakan bahwa pihaknya sebagai sumber daya publik kembali memperpanjang MoU tersebut untuk bersinergi dan mendukung kinerja Polda Sultra.

Dimana pihaknya menyediakan program studi untuk jenjang S2 dan S3. Hal itu kata dia salah satu implementasi bagaimana UHO Kendari mendukung kinerja Polda sultra dalam melayani masyarakat, menjaga keamanan dan menunjang pembangunan di Sultra.

“Kami sebagai instansi pendidikan di Sultra berusaha mendukung sebaik-baiknya,” pungkasnya.

Sementara itu, Rektor UM Kendari Amir Mahmud mengatakan bahwa pihaknya telah lama bersinergi dengan Polda Sultra namun baru kali ini melakukan perjanjian secara tertulis.

“Kita tidak hanya terbatas pada studi lanjut anggota Polri melainkan juga sering terlibat dalam kegiatan Polri termasuk pelaksanaan merdeka belajar kampus merdeka,” ungkapnya.

Ia membeberkan, penerimaan anggota kepolisian di UM Kendari hanya untuk pendidikan S1 dengan program studi Ilmu Hukum dan Menejemen. Selain itu kemudahan yang diberikan juga berupa masa kuliah bisa ditempuh dengan kurun waktu 2,5 tahun.

“Khusus Studi S1. Prodi ilmu Hukum sudah Akreditasi A makanya banyak polisi yang datang dan Prodi Menejemen, dan ini tidak mesti kuliah 4 tahun bisa 2,5 tahun,” bebernya.

Kesempatan sama, Ketua STIE 66 Kendari, Dr Bahtiar Abbas mengatakan secara kelembagaan pihaknya sudah lama kerjasama dengan pihak kepolisian, yakni sejak tahun 1996 namun baru kali ini ada perjanjian secara tertulis.

Menurutnya, ada beberapa kelebihan yang didapatkan para anggota kepolisian yang berkuliah di STIE66 Kendari, diantaranya yaitu pilihan waktu berkuliah yang fleksibel, di mana anggota kepolisian bisa mengambil mata kuliah di luar jadwal tugas mereka.

“Kami menyiapkan jadwal pilihan bagi mahasiswa. Sehingga banyak yang masuk,” ucapnya.

Sementara untuk jenjang pendidikan yang disediakan mulai dari S1 dan S2 dengan 3 program studi yakni Menejemen, Akuntansi dan Ekonomi, serta Magister Management. (**)

Comment