KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Kapolda Sulawesi Tenggara, Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H., secara resmi membuka ajang Kapolda Sultra Cup Basketball Competition 2026 di GOR KONI Sultra, Selasa (21/7/2026). Turnamen ini digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dan berlangsung mulai 19 hingga 25 Juli 2026, diikuti puluhan tim pelajar serta komunitas bola basket dari seluruh penjuru Sulawesi Tenggara.
Upacara pembukaan turut dihadiri Sekretaris Jenderal Perbasi Pusat Nirmala Dewi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi maupun Kota Kendari, jajaran pengurus Perbasi Sultra dan KONI, Irwasda serta Pejabat Utama Polda Sultra, tak ketinggalan para atlet dan pecinta olahraga bola basket.
Lebih dari Sekadar Ajang Juara
Dalam sambutannya, Kapolda Himawan Bayu Aji menyampaikan bahwa turnamen ini merupakan bentuk dukungan nyata Polda Sultra terhadap upaya pemerintah daerah membimbing generasi muda, sekaligus menjaring potensi atlet yang mampu bersaing di kancah yang lebih luas.
“Kompetisi ini bukan sekadar mencari pemenang, melainkan sarana menempa karakter, kedisiplinan, kerja sama tim, dan sportivitas. Semua itu adalah bekal berharga bagi anak-anak muda menghadapi masa depan,” ujar Kapolda.
Ia juga menekankan pentingnya olahraga sebagai perekat persaudaraan. Menurutnya, setelah sekian lama kompetisi basket di Kendari vakum, kehadiran Kapolda Sultra Cup diharapkan kembali membakar semangat olahraga di kalangan masyarakat.
“Kami berharap gairah basket kembali tumbuh di sini. Mari kita junjung tinggi sportivitas, tunjukkan kemampuan terbaik, dan buktikan bahwa Sultra punya bibit yang berkelas,” tambahnya.
Apresiasi dan Harapan dari Berbagai Pihak
Sekretaris Jenderal Perbasi Pusat, Nirmala Dewi, mengaku sangat terkesan dengan inisiatif ini dan antusiasme peserta. “Saya baru pertama kali ke Sultra dan sangat senang melihat perhatian besar dari Kapolda terhadap perkembangan basket. Semoga ajang seperti ini terus berlanjut dan menjadi fondasi pembinaan atlet yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Antusiasme juga datang dari para atlet muda. Wa Ode Annisaa (16), pelajar asal Baubau, mengaku sangat bangga bisa tampil di ajang tingkat provinsi untuk pertama kalinya. “Kami sudah berlatih lama, dan ini kesempatan emas untuk menunjukkan kemampuan kami,” ujarnya bersemangat.
Hal senada disampaikan Imam (17) dari SMA 5 Kendari yang baru saja memenangkan laga pertamanya. “Sangat berterima kasih atas turnamen ini. Harapannya, kompetisi seperti ini makin sering digelar dan melahirkan atlet basket kebanggaan daerah,” tuturnya.
Melalui ajang ini, diharapkan lahir atlet-atlet berbakat yang mampu mengharumkan nama Sulawesi Tenggara di tingkat regional hingga nasional, serta memperkuat persatuan antar generasi muda.(**)
Comment