Permudah Mahasiswa Proses Belajar, UM Kendari Kembangkan Program Metaverse

KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Universitas Muhammadiyah (UM) Kendari saat ini tengah merealisasikan pengembangan program Media Digital dan Aplikasi Kampus. Dimana program tersebut telah mencapai 40 persen.

Rektor UM Kendari Amir Mahmud, mengatakan bahwa program yang dimaksud berupa Digital Metaverse atau alat video digital 3D, yang bakal mempermudah mahasiswa dalam pembelajaran yang tidak dapat dijangkau saat praktik lapangan.

“Digital Metaverse ini nantinya digunakan saat proses akademik dan praktik bagi mahasiswa,” katanya, Selasa (13/9/2022).

Ia membeberkan, program digital tersebut terinspirasi dari Kendari Metaverse, yang mana saat inikl alat tersebut telah tersedia di kampus UM Kendari, tetapi untuk peluncurannya dalam waktu dekat bakal diumumkan.

“Jadi pembelajaran dalam kelas itu, sebelum mahasiswa turun ke lapangan mereka sudah melihat dari alat metaverse,” ujarnya.

Namun kata dia, fokus utama dari program tersebut adalah untuk prodi Teknik Pertambangan. Karena menurutnya, alat laboratorium Teknik Pertambangan sangat mahal, tetapi dengan hadirnya Digital Metaverse yang nantinya akan disebut dengan UMK Metaverse, bisa memudahkan mahasiswa untuk melihat semuanya.

“Misalnya tambang batu bara kan tidak ada di Sultra harus ke Kalimantan. Nah, dengan UMK Metaverse ini mahasiswa tidak perlu ke Kalimantan, cukup di Kendari di ruang kelas sudah bisa,” jelasnya.

Lanjut ia menyampaikan bahwa, peluncuran UMK Metaverse itu sejalan dengan program UM Kendari sebagai kampus media digital dan aplikasi kampus.

“Semoga program ini segera terwujud 100 persen serta dapat dirasakan hingga mencakup semua mahasiswa UM Kendari,” tutupnya.(**)

Comment