ARABSAUDI, EDISIINDONESIA.id- Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, melakukan kunjungan ke jamaah haji asal daerahnya yang sedang berada di Madinah. Kegiatan ini bertujuan untuk memantau kondisi kesehatan jamaah sekaligus memastikan seluruh pelayanan yang diterima selama menjalankan ibadah di Tanah Suci berjalan dengan optimal.
Kunjungan berlangsung di Hotel 117 Madinah, tempat penginapan jamaah haji Sultra. Kedatangan Gubernur disambut langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kendari sekaligus Pembimbing Ibadah Kloter 32 UPG, Sunardin.
Dalam pertemuan tersebut, Sunardin melaporkan bahwa seluruh rangkaian ibadah, baik di Makkah maupun Madinah, berjalan lancar. Ia menambahkan bahwa aspek akomodasi, konsumsi, transportasi, hingga pendampingan ibadah telah tersedia dengan baik bagi seluruh jamaah.
Setelah menerima laporan, Gubernur Andi Sumangerukka menyempatkan diri menyapa jamaah secara langsung, bahkan mengunjungi kamar-kamar penginapan untuk memastikan kondisi kesehatan mereka. Dalam suasana hangat, ia juga berdialog dan mendengarkan pengalaman para jamaah selama menunaikan ibadah haji. Kehadirannya disambut antusias, dan jamaah mengaku merasa diperhatikan dan senang mendapatkan kunjungan langsung dari kepala daerahnya.
Sunardin menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian tersebut. “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kunjungan Bapak Gubernur. Kehadiran beliau secara langsung di Tanah Suci menunjukkan kepedulian yang nyata terhadap jamaah Sultra,” ujarnya.
Ia juga mendoakan agar Gubernur senantiasa diberikan kesehatan dan kemudahan dalam memimpin pembangunan daerah.
Kunjungan ini menjadi bukti nyata perhatian Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara terhadap jamaah haji daerahnya.
Sebagai informasi, pada musim haji 1447 H/2026 M, tercatat sebanyak 2.078 jamaah asal Sultra yang tergabung dalam tujuh kloter: 23, 32, 34, 35, 36, 38, dan 39 (gabungan). Proses pemulangan dilakukan secara bertahap. Kloter 32 menjadi rombongan pertama yang berangkat dari Madinah pada 24 Juni 2026 pukul 00.15 waktu setempat dan diperkirakan tiba di Embarkasi Makassar pukul 19.15 Wita hari yang sama. Setelah beristirahat, jamaah akan diberangkatkan menuju Kendari pada 25 atau 26 Juni.
Selanjutnya, Kloter 34, 35, 36, dan 38 dijadwalkan pulang antara 26 hingga 30 Juni 2026, disusul Kloter 39 pada 1 Juli. Sementara itu, 15 jamaah dari Kloter 23 menjadi rombongan terakhir yang kembali ke daerah asal pada 2 Juli 2026.(**)
Comment