Viral, Sekolah SD di Kolut, Berdinding Tripleks Berlubang dan Berlantai Tanah

KOLUT, EDISIINDONESIA.id– Sekolah Dasar di Desa Batuganda, Kabupaten Kolaka Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara, kondisinya masih jauh dari kata layak. Bangunan sekolah ini hanya berdindingkan triplek dan beralaskan tanah, bahkan sebagian dindingnya sudah berlubang di beberapa bagian.

Berdasarkan video yang beredar, meski menempati ruang belajar yang kondisinya sangat memprihatinkan, para siswa tetap terlihat antusias mengikuti pelajaran. Bahkan di sela waktu istirahat, mereka tetap ceria dan asik bermain seperti anak-anak seusianya.

Ketua Komisi I DPRD Kolaka Utara, Nasir Banna, menyatakan bahwa kebijakan yang diterapkan pemerintah pusat sangat berpengaruh terhadap proses pembangunan di daerah, termasuk perbaikan sekolah di Desa Batuganda ini.

“Saat ini kami tidak memiliki dana untuk melanjutkan pembangunan, hal ini disebabkan oleh kebijakan pemerintah pusat yang menahan pencairan dana transfer ke daerah. Akibatnya, hampir seluruh kegiatan pembangunan di daerah terhenti,” ujar Nasir pada Sabtu, 20 Juni 2026.

Politisi dari Partai PDIP ini menambahkan bahwa usulan perbaikan sekolah akan kembali diajukan dalam pembahasan perubahan anggaran tahun 2027, mengingat anggaran untuk tahun berjalan sudah habis digunakan.
“Untuk tahun ini kami memang belum bisa melaksanakan perbaikan. Kami akan mengusulkannya kembali dalam revisi anggaran agar pekerjaannya bisa dilaksanakan pada tahun 2027,” tegasnya.

Lebih lanjut Nasir menjelaskan bahwa sekolah di Desa Batuganda hanyalah satu dari sekian banyak bangunan pendidikan yang membutuhkan perhatian. Terdapat puluhan SD dan SMP lain di wilayah Kolaka Utara yang kondisinya sudah tidak layak pakai dan seharusnya menjadi prioritas perbaikan pemerintah daerah.

“Puluhan satuan pendidikan di Kolaka Utara sudah rusak dan direncanakan untuk direnovasi. Namun, jika pemerintah pusat tidak melonggarkan penyaluran anggaran ke daerah, bukan tidak mungkin rencana perbaikan ini tidak dapat terlaksana karena keterbatasan dana,” pungkasnya.(**)

Comment