KOLUT, EDISIINDONESIA.id – Program bedah rumah di Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2026 berjalan dengan lancar dan mendapat sambutan hangat. Sebanyak 200 Kepala Keluarga (KK) yang menjadi penerima manfaat menyambut antusias program yang dinilai sangat langka dan bermanfaat ini.
Di Kecamatan Ranteangi, Kabupaten Kolaka Utara, masyarakat setempat menyambut baik pelaksanaan program bedah rumah tersebut. Salah satu kesepakatan penting yang dicapai adalah mengenai penyediaan bahan baku bangunan.
Masyarakat sepakat menunjuk hanya satu tempat sebagai penyalur bahan baku, yaitu Toko Irvan yang berlokasi di Kecamatan Lambai. Kesepakatan ini dituangkan secara resmi dalam surat perjanjian bersama antara pemilik toko dan para penerima manfaat.
Dokumen tersebut ditandatangani oleh Ketua Kelompok Penerima Bantuan (KPB) Rante Baru 1 dan Ketua KPB Rante Baru 2, serta disaksikan dan ditandatangani oleh 22 orang wakil penerima manfaat.

Bunyi isi surat kesepakatan bersama tersebut menyatakan:”Pada hari Jumat, 5 Juni 2026, kami yang bertanda tangan di bawah ini sepakat memilih Toko Irvan sebagai toko penyalur bahan baku dalam program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).
Kelompok penerima bantuan di Desa Rante Baru, Kecamatan Ranteangi, Kabupaten Kolaka Utara, menunjuk toko ini melalui mekanisme Pemilihan Terbuka Toko (PTT). Harga yang ditawarkan oleh pihak toko telah disepakati bersama dan dinilai tidak merugikan salah satu pihak, baik calon penerima bantuan maupun pemilik toko.”
Lebih lanjut tertulis dalam dokumen tersebut:”Harga yang disepakati merupakan hasil negosiasi yang melibatkan seluruh penerima bantuan dan pemilik toko. Proses ini disaksikan langsung oleh Koordinator Kabupaten Kolaka Utara, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Rante Baru, serta aparat desa setempat.”
Berita acara dan kesepakatan ini dibuat dengan penuh tanggung jawab, tanpa adanya tekanan dari pihak manapun, dan disusun untuk digunakan sebagaimana mestinya sesuai ketentuan yang berlaku. (**)
Comment