KEDARI, EDISIINDONESIA.id – Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Bina Bangsa Kendari membantah tuduhan yang disampaikan oleh OKP yang tidak berdasar tentang penyelenggaraan pendidikan di STMIK Bina Bangsa.
Ketua STMIK Bina Bangsa Kendari, Ir. Faizal Aris, S.KOM., M.Kom, menyayangkan statement yg disampaikan oleh OKP yang tidak berbasis data dan hanya berdasar asumsi.
Ia menegaskan bahwa semua proses akademik dilakukan sesuai arahan LLDIKTI dan seluruh ijazah yang dikeluarkan telah terdaftar, tidak ada jual beli ijazah di STIMIK Bina Bangsa Kendari.
Faizal menambahkan sangat mengecam ulah oknum yg membuat nama baik STMIK Bina Bangsa tercoreng di masyarakat.
“Mereka menulis berita tanpa berkomunikasi kepada kami, semestinya ada etika sebelum menerbitkan berita atau membuat statement,” Tegas Faizal.
“Perlu diketahui stmik bina bangsa telah terakreditasi institusi dan program studinya sampai tahun 2030. Bahkan saat ini kami sedang persiapan mengajukan 3 program studi baru untuk menjadi Universitas, kami berharap Masyarakat jangan terpengaruh issue yg tidak benar, itu hanya permainan oknum yang tidak menginginkan STMIK bina bangsa berkembang.” Tambahnya menjelaskan.
Lanjut pihaknya dengan tegas menyatakan bahwa seluruh ijazah yang di keluarkan tercatat dan terdaftar di PDDikti.
“Karena sampai hari ini kan semua alumni STMIK yang melakukan Tes CPNS dan PPPK itu semua sudah terakomodir dan ijazahnya sudah terdaftar,” Pungkasnya. (**)
Comment