Sukses Turunkan Laju Inflasi, Pemprov Sultra Optimis Pertahankan Surplus Beras

KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Kondisi ketersediaan beras di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menunjukkan trend positif.

Hal ini didukung oleh kebijakan Penjabat (Pj) Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto kepada Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan untuk melakukan langkah-langkah penanganan stok.

Serta mengalokasikan anggaran pada APBD-P 2023 untuk memberikan perhatian kepada sektor pertanian secara umum.

Sejak dilantik pada tanggal 5 September 2023 lalu,
Andap Budhi terus melakukan percepatan pembangunan, termasuk sektor pertanian di Sultra. Hal ini terlihat dari langkah cepat yang ditempuh untuk menolong petani di tengah kondisi El Nino ini.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Provinsi Sultra, La Ode Muh. Rusdin Jaya menghimbau para petani untuk tidak menjual gabah keringnya kepada pembeli dari luar.

“Kita maksimalkan dulu pemenuhan konsumsi lokal Provinsi Sultra, walaupun kami memahami bahwa mekanisme pasar tidak bisa kita halangi,” ungkapnya.

Berdasarkan data, surplus produksi beras lokal sampai Desember 2023 diperkirakan mencapai 22.994 ton.

Sehingga, ia menghimbau masyarakat agar tidak panik dengan pedagang yang berspekulasi menaikkan harga beras.

“Tetap tenang, dan tetap awas berbelanja beras serta tetap memperhatikan kualitas dan kesehatan beras yang dikonsumsi,” ujar mantan Kepala Biro Pembangunan Provinsi Sultra ini. (**)

Comment