Jaga Keseimbangan Ekosistem, Antam Kolaka Lakukan Penanaman Pohon Massal di Bukit Tera

KOLAKA, EDISIINDONESIA.id- Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2026, PT Antam Unit Bisnis Pengolahan (UBP) Nikel Kolaka kembali menegaskan kepeduliannya terhadap kelestarian alam. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan penanaman ribuan pohon yang dilaksanakan di kawasan Bukit Tera, Kecamatan Pomalaa, pada Kamis (11/6) lalu.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh General Manager Antam UBP Nikel Kolaka, Andik Yudiarto, didampingi jajaran manajemen dan seluruh karyawan, sebagai langkah nyata reklamasi lahan pascatambang sekaligus penerapan prinsip pertambangan yang baik atau good mining practices.

Andik Yudiarto menyampaikan bahwa pada tahun 2026 ini, perusahaan menargetkan penghijauan seluas 40 hektare khususnya di kawasan Bukit Tera. Secara keseluruhan, luas lahan bekas tambang yang akan direklamasi dan ditanami kembali di wilayah Kabupaten Kolaka mencapai 72 hektare.

“Setiap tahun kami secara rutin melaksanakan kegiatan reklamasi. Luas areanya disesuaikan dengan izin yang dimiliki, dan lahan yang kami tanam sepenuhnya merupakan wilayah yang pernah dimanfaatkan untuk kegiatan pertambangan,” ungkap Andik.

Menurutnya, upaya pemulihan lahan ini adalah wujud tanggung jawab perusahaan untuk menjaga keseimbangan lingkungan hidup, serta memastikan keberlanjutan ekosistem di sekitar wilayah operasional. Ia juga menegaskan bahwa komitmen Antam terhadap pelestarian lingkungan bukan hanya wacana, melainkan dibuktikan lewat program konservasi yang berjalan terus-menerus. Hal ini juga tercermin dari capaian penilaian dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

“Kami berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut, tidak hanya terbatas di wilayah tambang saja, tetapi juga meluas ke daerah lain. Saat ini, kami juga sedang melakukan penanaman pohon di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kabupaten Bombana, yang sekaligus menjadi salah satu aspek penilaian kinerja lingkungan dari KLH,” tambahnya.

Andik berharap, pohon-pohon yang telah ditanam dapat tumbuh subur dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekitar maupun lingkungan, serta menjadi amal jariyah bagi seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan mulia ini.

Sementara itu, Senior Manager Maintenance Operation Support Antam UBP Nikel Kolaka, Tri Herman Rama Adinda, menegaskan bahwa reklamasi lahan merupakan bagian tak terpisahkan dari konsep pertambangan yang bertanggung jawab.

“Dalam menjalankan setiap operasional, kami selalu berpedoman pada prinsip good mining practices. Oleh karena itu, reklamasi adalah kewajiban mutlak yang harus dilaksanakan sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan untuk memperbaiki, memulihkan, dan mengembalikan fungsi lahan yang telah dimanfaatkan,” jelas Tri Herman.

Pada kegiatan penanaman kali ini, berbagai jenis tanaman dipilih dan ditanam, antara lain mangga, jambu, ketapang, biti, dan cemara. Pemilihan jenis tanaman ini telah disesuaikan dan mendapatkan rekomendasi serta persetujuan dari Kementerian Lingkungan Hidup, agar sesuai dengan karakteristik kondisi tanah dan tujuan pemulihan ekosistem di lokasi tersebut.

Sebagai penutup rangkaian acara, seluruh peserta kegiatan melakukan penandatanganan pakta integritas. Dokumen ini menjadi simbol komitmen bersama untuk terus menjaga kelestarian lingkungan hidup dan konsisten menerapkan prinsip pertambangan yang berkelanjutan sepanjang tahun 2026.(**)

Comment