Dari Kendari ke Jepang, Internship Batch III UM Kendari Siap Buka Akses Karier Global

KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Universitas Muhammadiyah (UM) Kendari terus memperkuat kerja sama internasional di bidang pendidikan dan ketenagakerjaan.

Setelah sukses memberangkatkan mahasiswa magang (internship) ke Jepang dalam dua gelombang, universitas kini bersiap menyiapkan batch ketiga untuk mengikuti program magang di sektor perikanan Jepang yang difasilitasi oleh Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Pudji Utami.

“Setelah keberangkatan batch I dan II, kini kita mulai menyiapkan mahasiswa untuk batch III. Sebanyak 16 mahasiswa telah berada di Jepang dalam batch II, dan sebelumnya sejumlah mahasiswa dari batch pertama telah kembali ke tanah air,” ujar Rektor UMKendari, Prof Dr. Ir. H. Muhammad Nurdin.

Rektor berharap kerja sama ini dapat membuka peluang lebih luas bagi lulusan UMKendari, khususnya dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), untuk bekerja secara profesional di Jepang.

Saat ini, pihaknya tengah membangun komunikasi intensif dengan Hotate Business Fishery Cooperative Association, mitra industri di Jepang, yang memiliki lebih dari 40 perusahaan dalam kelompok usahanya.

“Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut dan membangun masa depan yang lebih baik bagi para lulusan. Tidak hanya di bidang perikanan, tetapi juga ke depannya bisa merambah ke bidang teknik, keperawatan, dan lainnya,” ujar Prof Nurdin.

Kegiatan sosialisasi dan evaluasi ini dihadiri oleh Dekan FPIK, Lely Okmawaty Anwar, S.Pi., M.Si., sejumlah mahasiswa aktif, alumni, serta peserta magang sebelumnya.

Hadir pula Dr. Imron Natsir, Direktur LPK Pudji Utami, yang menjadi mitra UMKendari dalam pembekalan bahasa Jepang, pelatihan keterampilan, serta pendampingan proses pemberkasan dokumen keberangkatan mahasiswa.

Selain itu, hadir pula Shigeharu Tanaka, perwakilan industri dari Hotate Business Fishery Cooperative Association Jepang, yang turut memberi pandangan dalam agenda evaluasi program magang serta rencana perekrutan mahasiswa tahun 2026.

Tanaka menegaskan komitmen pihaknya untuk terus menjalin kerja sama jangka panjang dengan UMKendari.

“Kami akan memastikan bahwa peserta internship mendapatkan pengalaman terbaik. Harapannya, program ini bisa terus berlanjut untuk waktu yang panjang,” ujarnya.

Dr. Imron Natsir dalam paparannya menjelaskan bahwa pada tahun 2024, FPIK UMKendari telah mengirim tiga mahasiswa untuk magang di Jepang.

Sementara pada tahun 2025, jumlahnya meningkat menjadi 16 mahasiswa. Untuk batch ketiga yang sedang disiapkan, jumlah calon peserta menunjukkan antusiasme yang jauh lebih besar dibandingkan batch sebelumnya.

“Kita berharap seluruh mahasiswa yang hadir hari ini dapat lolos dalam batch III. Jepang saat ini membutuhkan sekitar empat hingga lima ratus ribu tenaga kerja di berbagai sektor hingga 3–4 tahun ke depan,” ujar Imron.

Ia juga menyampaikan bahwa melalui program Internship Academic-Industry SDM Kelautan dan Perikanan, mahasiswa tidak hanya meningkatkan kompetensi teknis dan soft skills, tetapi juga berkesempatan berkarier dalam program pelatihan teknis (technical trainee) maupun tenaga kerja keterampilan spesifik (specific skill workers).

Kerja sama antara UMKendari, LPK Pudji Utami, dan industri Jepang mencerminkan keseriusan lembaga pendidikan tinggi dalam menjawab tantangan global dan kebutuhan pasar kerja internasional.

UMKendari berharap kerja sama ini tidak hanya menjadi jembatan pembelajaran, tetapi juga sarana mewujudkan kesejahteraan lulusan melalui peluang karier yang luas dan berkelanjutan di luar negeri. (**)

Comment