Huayou Cobalt Bangun Kawasan Industri Hijau di Kolaka, Dukungan Penuh dari Presiden Prabowo

KOLAKA, EDISIINDONESIA.id- Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, menegaskan hubungan bilateral Indonesia-Tiongkok sebagai salah satu yang paling strategis dan menjanjikan di abad ke-21.

Indonesia, kata Presiden Prabowo, mendukung penuh investasi pengusaha Tiongkok, termasuk investasi besar dari Huayou Cobalt (Huayou Nickel Industry) di PT. Indonesia Pomalaa Industry (IPIP), Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Proyek ini diharapkan menjadi kawasan industri terbaik di dunia.

PT. IPIP berkomitmen membangun iklim usaha berkelanjutan, menjaga harmoni dengan masyarakat sekitar, dan menciptakan industri yang bermasa depan cerah bagi Indonesia.

Presiden Prabowo, saat menerima kunjungan resmi Perdana Menteri Tiongkok Li Qiang, menyatakan kesediaan Indonesia untuk memperkuat kerja sama dengan Tiongkok di berbagai bidang, termasuk ekonomi, industri, ekonomi hijau, ilmu pengetahuan, teknologi, dan pertukaran budaya, demi keuntungan bersama.

Kerja sama ini mencakup sektor pertanian, keuangan, infrastruktur, ekonomi hijau, AI, dan pendidikan.

Pemerintah Indonesia mendorong investasi lebih banyak dari perusahaan Tiongkok dan siap bekerja sama dengan Tiongkok untuk menegakkan semangat Bandung, menjaga perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran kawasan Asia, serta melindungi kepentingan negara berkembang dan keadilan internasional.

Presiden Prabowo berharap dunia usaha Tiongkok dan Indonesia dapat memperkuat koneksi, meningkatkan kerja sama, memperkuat integrasi industri, mempertahankan perdagangan bebas, dan mendorong hasil kerja sama yang lebih banyak untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Perdana Menteri Tiongkok Li Qiang mencatat tahun 2025 sebagai peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Tiongkok-Indonesia dan 70 tahun Konferensi Bandung, menegaskan bahwa kedua negara selalu menjunjung semangat Bandung dan menjalankan kerja sama pragmatis.

Beliau menambahkan bahwa kerja sama Tiongkok-Indonesia berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir, ditandai dengan peningkatan perdagangan bilateral, investasi dua arah, dan proyek-proyek besar yang berhasil.

Presiden Prabowo dan Perdana Menteri Li Qiang menghadiri jamuan makan malam bersama pengusaha Tiongkok-Indonesia, termasuk Ketua Hyua Holding Group, Chen Xuehua.

Wakil Presiden Senior Huayou Cobalt dan Presiden Huayou Nickel Industry Group Indonesia, Gao Baojun, menjelaskan bahwa Huayou, di bawah arahan platform aksi ‘Belt and Road’ dari UNGC, menjunjung filosofi investasi yang berkontribusi pada pembangunan sosial dan ekonomi lokal, melibatkan mitra dan pemangku kepentingan, serta menggabungkan sumber daya dan teknologi secara efisien.

Gao Baojun berharap proyek ini menjadi model pembangunan komunitas yang dipimpin pemerintah, kolaboratif dengan mitra, dan partisipatif komunitas; membangun bersama, mencapai kemenangan bersama, dan berkontribusi pada pembangunan berkualitas tinggi Belt and Road serta pencapaian SDGs.

PT. Indonesia Pomalaa Industrial Park (IPIP), proyek besar Huayou di Indonesia, dibangun dengan menerapkan konservasi energi ramah lingkungan, konservasi sumber daya berkelanjutan, dan rendah karbon. PT IPIP juga berkomitmen untuk selalu berkolaborasi dan taat pada regulasi.(**)

Comment