2 Ton Sabu Digagalkan: Apresiasi dan Desakan Perketat Pengawasan Perbatasan

KENDARI, EDISIINDONESIA.id- Anggota Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo (Rudal), memberikan apresiasi tinggi kepada Badan Narkotika Nasional (BNN) dan tim gabungan TNI-Polri, Bea Cukai, dan instansi terkait atas keberhasilan menggagalkan penyelundupan 2 ton sabu di perairan Karimun, Kepulauan Riau.

Keberhasilan ini merupakan yang terbesar sepanjang sejarah Indonesia dan dinilai telah menyelamatkan jutaan nyawa dari ancaman narkoba.

“Pengungkapan 2 ton sabu ini bukan hanya angka, melainkan penyelamatan sekitar delapan juta jiwa dari bahaya narkoba,” ujar Rudal.

Namun, Rudal menekankan agar keberhasilan ini menjadi momentum untuk meningkatkan perang melawan narkoba.

Ia mendesak peningkatan pengawasan di perbatasan, mengingat Indonesia menjadi pasar yang menggiurkan bagi sindikat narkoba.

“Pintu-pintu perbatasan harus dijaga lebih ketat. Barang haram ini bisa masuk dari mana saja.

Kita harus membongkar jaringan ini sampai ke akar-akarnya, termasuk keterlibatan warga negara asing (WNA),” tegas Rudal.

Ia juga mendesak agar proses penegakan hukum dilakukan secara profesional dan transparan, dengan memproses para pelaku sesuai hukum yang berlaku.

Enam tersangka, empat WNI dan dua warga negara Thailand, telah ditangkap dalam operasi ini.(edisi/rmol)

Comment