KONSEL, EDISIINDONESIA.id – Kecelakaan kerja terjadi di galangan kapal PT Sumber Mandiri Shipyard (SMS) di Kelurahan Lapuko, Kecamatan Moramo, Kabupaten Konawe Selatan pada Minggu, 9 Februari 2025.
Lima pekerja menjadi korban, empat mengalami luka berat dan satu luka ringan akibat dua kali ledakan saat pengelasan.
Jaringan Demokrasi Rakyat Sulawesi Tenggara (Jangkar Sultra) menyoroti peristiwa ini, mengatakan kecelakaan kerja di PT SMS bukan yang pertama kali. Ketua Jangkar Sultra, Juraidin, menduga perusahaan tersebut tidak menerapkan Sistem K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) secara optimal.
Ia menilai lemahnya pengawasan dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sulawesi Tenggara turut berperan dalam berulangnya insiden ini.
“Kecelakaan Kerja di PT. SMS sudah kesekian kalinya, perlu langkah tegas dari Disnakertrans,” tegas Juraidin.
Jangkar Sultra berencana menggelar demonstrasi ke Disnakertrans dan DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara untuk menuntut sanksi tegas terhadap PT SMS.
Pihak kepolisian Polres Konsel telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Kasatreskrim Iptu La Ode Muhammad Jefri menyatakan penyebab ledakan masih dalam penyelidikan.
Kapolsek Moramo Ipda Fakhmi Sumadi menambahkan, kecelakaan terjadi saat perbaikan mesin kapal sekitar pukul 11.00 WITA. Empat korban luka berat dirujuk ke RSU Kota Kendari, sementara satu korban luka ringan dirawat di galangan kapal.
Kabid Binwasnaker dan K3 Disnakertrans Sultra, Asnia Nidi, mengatakan pihaknya sedang berkoordinasi dan telah menurunkan pengawas ketenagakerjaan ke lokasi kejadian. Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen PT SMS belum memberikan tanggapan.(**)
Comment