KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Bakti Sosial (Baksos) sunatan massal gratis, Senin (12/8/2024).
Kegiatan yang berlangsung di Rumah Sakit (RS) Jantung Oputa Yi Koo Kendari ini dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke-79.
Penjabat (Pj) Gubernur Sultra, diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra, Asrun Lio mengatakan sunatan massal tersebut merupakan rangkaian dari kegiatan bakti sosial yang difokuskan pada pemberian sunatan massal kepada anak-anak yang sudah waktunya untuk disunat tapi orang tuanya kekurangan biaya.
“Oleh karena itu anak-anak yang orang tuanya kurang mampu, hari ini mereka daftar dan kurang lebih 500 anak (yang akan disunat) dan ini atas kerjasamanya dengan Dharma Wanita, Dinas Sosial dan rumah sakit milik pemerintah,” ungkapnya.
“Ada Rumah Sakit Bahteramas, Rumah Sakit Jiwa dan rumah sakit jantung yang kita fokuskan disini kegiatannya,” tambahnya.
Kata dia, kegiatan bakti sosial tersebut perlu terus ditingkatkan, dengan melihat apa saja yang menjadi kebutuhan-kebutuhan dasar di masyarakat.
Menurutnya bakti sosial juga merupakan sarana dan media untuk bersilaturahmi dengan masyarakat, dengan orang tua dan bahkan dengan anak-anak yang akan disunat itu sendiri.
“Semoga apa yang kita laksanakan hari ini untuk membantu masyarakat itu tercatat sebagai amal kebaikan,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua DWP Provinsi Sultra, Wa Ode Munanah menyampaikan bahwa kegiatan tersebut akan berlangsung selama dua hari, yakni 12-13 Agustus 2024.
“Hari ini peserta sunat massal nya 200 anak, kalau besok kemungkinan lebih dari 200 anak,” katanya.
“Karena target kita itu 400 anak, tapi ternyata masih ada peserta yang datang dan betul-betul butuh bantuan, sehingga kami memberikan respon yang baik dengan menyediakan obat tambahan,” tambahnya.
Bahkan kata dia, pihaknya telah bekerja sama dengan Puskesmas untuk menyediakan pengobatan bagi para peserta sunatan massal sampai betul-betul sembuh.
“Dengan kerjasama ini, bisa memudahkan mereka untuk memeriksakan diri setelah pelaksanaan sunatan massal ini,” tutupnya.
Sementara itu, Plt. Kadis Sosial Provinsi Sultra, Haris Ranto mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat dalam memberikan kemudahan dalam pelayanan sunatan massal gratis.
“Bukan hanya itu, peserta sunatan massal juga diberikan bingkisan,” ujarnya.
Kata dia, sasaran peserta sunatan massal adalah anak-anak kurang mampu serta anak-anak yang berada di panti asuhan yang telah diseleksi oleh DWP Provinsi Sultra. (**)
Comment