Diduga Rekomendasi Partai Masuk ke Salah Satu Timsel Calon Komisioner KPU Zona 3

KENDARI, EDISIINDONESIA.id –
Forum Masyarakat Kawal Pemilu 2024 menemukan indikasi adanya sejumlah calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) periode 2023-2028 pada Zona 3 yang sementara mengikuti tahapan seleksi terafiliasi dengan Partai Politik (Parpol).

Sekertaris Forum Masyarakat Kawal Pemilu 2024, Erwin Buton mengungkapkan setidaknya ditemukan 13 orang peserta yang diduga punya afiliasi ke salah satu partai politik (parpol) dari 65 peserta yang mengikuti seleksi anggota KPU periode 2023-2028 dari Kabupaten Wakatobi.

“Kami menemukan ada peserta yang diduga atau terindikasi sebagai ataupun terafiliasi parpol yang di dalamnya terdapat anggota PPK aktif,” ujar Erwin Buton, melalui keterangan tulisannya, Rabu (5/4/2023).

Erwin Buton menjelaskan hal itu dapat dilihat dari surat rekomendasi yang beredar via WhatsApp yang dikeluarkan oleh DPC PDIP Kabupaten Wakatobi tercatat 13 orang nama yang saat ini sedang menjalani tahapan seleksi calon Komisioner KPU Kabupaten/Kota pada Zona 3 Sultra dan dari 13 nama tersebut ada anggota PPK aktif yang mengikuti Seleksi KPU kabupaten/Kota.

“Kami menduga rekomendasi ini ditujukan ke salah satu timsel yang ada di zona 3, dari 65 peserta yang lolos penelitian adminstrasi ada 13 orang yang diduga berafiliasi dengan partai politik dalam hal ini DPC PDI Perjuangan Kabupaten Wakatobi,” ungkapnya.

Selain itu, ia mengatakan pihaknya juga menemukan peserta Zona 1 yang direkomendasikan DPC PDIP kabupaten/kota lainya yang masuk di zona 1.

“Hal ini akan menjadi pertarungan independensi para Timsel KPU akan sejauh mana mereka menyikapi dan menilai nama-nama peserta yang sudah terang-terang dan terbukti melalui surat fisik, foto dokumen dan PDF yang terafiliasi dengan partai politik untuk dinilai oleh para Timsel KPU apakah mereka diistimewakan untuk diloloskan atau digugurkan karena afiliasi mereka dengan parpol tertentu sangat jelas,” ungkapnya.

“Kami juga meminta kepada masyarakat untuk mengambil bagian dalam mengawasi proses perekrutan pelaksanaan seleksi anggota KPU Kabupaten/Kota saat ini, sehingga benar-benar melahirkan anggota KPU Kabupaten/Kota yang memiliki rekam jejak hidup yang terpuji terutama soal kepemiluan demi terwujudnya pemilu sesuai asas-asasnya,” terang Erwin.

Erwin Buton meyakini bahwa partisipasi aktif publik dalam perekrutan anggota KPU sangat penting dalam membantu kerja-kerja Timsel KPU dalam menemukan dan menentukan pilihan 10 orang-orang terbaik putra/putri di setiap kab/Kota yang akan dikirim ke KPU RI untuk direkomendasikan menjadi 5 orang anggota KPU di setiap Kabupaten/Kota di Sultra nantinya.

“Mengingat tahun ini partisipasi masyarakat yang ingin menjadi penyelenggara pemilu terutama calon anggota komisioner KPU  meningkat, sehingga memudahkan Timsel untuk memilih pilihan-pilihan terbaik yang terbebas dari kepentingan politik tertentu,” pungkasnya. (**)

Comment