KENDARI, EDISIINDONESIA.id- Abdul Rahman Farisi atau yang akrab disapa ARF menyarankan kepada pasangan Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) AMAN agar fokus membangun infrastruktur yang sensitif dengan kepentingan rakyat pada satu tahun terakhir jabatannya.
“Saya mengusulkan agar Pembangunan Kantor baru Gubernur Sultra direvisi hanya menjadi 3 lantai saja, anggaran yang direncanakan Rp 400 M dialihkan untuk pembangunan infrastruktur jalan jembatan yang menjadi tanggungjawab Pemerintah Provinsi” Kata ARF, Selasa (06/09/2022)
Keluhan masyarakat soal buruknya kondisi jalan Provinsi, menurutnya harus lebih mendapatakan perhatian alokasi angagaran.
“Mulai dari Jalan poros Tampo-Wamengkoli, Jalan Poros Konawe-Konawe Utara, Jalan Propinsi yang di Konawe Selatan, Butur. Belum lagi sejumlah infratruktur pertanian seperti bendungan di Pulau Muna dan Buton mendesak untuk dibangun untuk peningkatan prduksi pertanian,” tandas ARF
Menurut politisi Partai Golkar ini, bila melihat catatan atas sejumlah mega proyek pasangan Gubernur Sultra Ali Mazi dan Lukman Abunawas seperti Jalan Raya Toronipa senilai Rp 950 M, Pembangunan Perpustakaan Modern senilai Rp 100 M, Pembangunan RS Jantung senilai Rp 728 M tidak terlalu sensitif dengan kepentingan rakyat Sultra secara langsung.
“Dari sisi analisis penting mendesaknya dari perspektif kepentingan rakyat kalau di ranking nilainya rendah” Terangnya
Tidak hanya itu, pakar ekonomi ini secara terbuka menghimbau kepada Gubernur dan Anggota DPRD Provinsi Sultra agar bisa melakukan revisi alokasi anggaran sehingga hanya diperuntukan paling maksimal untuk bangunan tiga lantai sja.
“Apa yang mau dikerjakan sehingga butuh kantor super luas? Gedung Nusantara 1 DPR RI yang menjadi ruangan kerja 575 Anggota DPR RI itu bangunan 23 lantai, masa sama dengan kantor Gubernur Sultra. Apalagi saat ini pasca kenaikan BBM, rakyat membutuhkan banyak program jaring pengaman yang dialokasi dalam bentuk bansos oleh setiap level pemerintah” Terangnya
Menurutnya pasangan AMAN sisa masa jabatanya hanya setahun lagi, lebih baik fokus pada realisasi janji kampanye.
“Untuk apa bangun kantor baru? lebih baik fokus merealisasikan pilar-pilar garbarata. Sekarang untuk setiap pilar tersebut berapa alokasi APBD nya? Jangan sampai hanya buat pilar tanpa dukungan alokasi anggaran itu sama saja mengajak rakyat bermimpi” Pungkasnya.(**)
Comment