Murida Turun Reses di Desa Wale-Ale, Ini Usulan Warga yang Paling Utama

Angggota DPRD Muna, Murida, Foto Bersama Warga Desa Wale-Ale Usai Kegiatan Reses, Selasa (28/6/2022). (Foto: Andik/EI)

MUNA, EDISIINDONESIA.id – Murida Anggota DPRD Kabupaten Muna Daerah Pemilihan (Dapil) IV, yang meliputi wilayah Tongkuno, Tongkuno Selatan (Tongsel), Bone dan Marobo, turun melaksanakan reses di Desa Wale-Ale, Kecamatan Tongsel, pada Selasa (28/6/2022).

Reses yang dikemas secara kekeluargaan tersebut bertujuan menampung aspirasi warga setempat.

Pada kesempatan yang humanis ini usulan warga yang paling utama dan dianggap penting adalah masih mengenai persoalan pembangunan infrastruktur jalan yang tidak kunjung teraspal khususnya ruas jalan di Desa Wale-Ale hingga Matombura kurang lebih 3 KM.

Mewakili suara hati masyarakat, Hasan menyampaikan secara umum serta paling utama persoalan jalan masih dirasakan belum berpihak kepada masyarakat.

Pasalnya, selama puluhan tahun jalan di wilayah itu tak kunjung mendapat sentuhan oleh pihak Pemerintah Daerah (Pemda) Muna.

“Jadi jangan heran kalau masyarakat kerap melakukan perlawanan kepada Pemerintah. Sebab, apa yang menjadi kepentingan masyarakat menyangkut infrastruktur khususnya jalan raya ini tidak mendapat perhatian,” ungkap Hasan dilokasi reses.

Bahkan, menurut mereka Desa Wale-Ale terkesan dianak tirikan oleh pihak eksekutif, akibat luput dari sentuhan, padahal kondisi jalan sudah sangat parah dan memprihatinkan.

Ditempat yang sama, Murida menegaskan menyangkut usulan masyarakat Wale-Ale, dirinya getol memperjuangkan perbaikan jalan yang dimksud. Hanya saja, kini bola ada sama pihak Pemda.

“Yang action atau pemegang anggaran itu Pihak Pemda. Sejak tahun lalu rapat LKPJ, saya selalu mempresure apa yang menyangkut kepentingan masyarakat terkait jalan ini,” ujarnya.

Dengan tegas, Sekretaris Komisi III DPRD Muna ini menyampaikan dirinya tidak akan lelah terus mengawal aspirasi masyarakat ini.

“Ketika Kadis PU masih dijabat oleh pa Edy Uga menyangkut aspirasi jalan ini beberapa kali saya presure. Kita dorong juga melalui dana pinjaman, tetapi sudah tidak memungkinkan. tetapi saya tetap menekankan, bagaimana pun jalan Desa Wale-Ale harus teraspal, maka oleh Kadis PU saat itu yang sekarang sudah menjabat Sekda, dijanjikan akan diusulkan di DAK tahun 2023,” terangnya.

Tidak mau berjanji, politsi PKS tersebut mengungkapkan bakal terus berupaya mengawal usulan masyarakat.

“Insyaallah saya akan terus kawal sampai ini terealisasi, saya tidak mau berjanji, tetapi saya akan berusaha memperjuangkan itu sesuai kewenangan kami di DPRD,” pungkasnya.

Sementara itu, selain perbaikan infrastruktur jalan, dari kaum emak-emak mengusulkan obat-obatan bagi hewan ternak khususnya hewan kambing. Usulan tersebut juga dijawab oleh Murida akan dikoordinasikan bersama dinas terkait. (**)

Comment