WAKATOBI, EDISIINDONSIA.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Iriana Jokowi meresmikan Spot Dive Jokowi Point yang terletak di Desa Sombu, Kecamatan Wangi Wangi, Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat (10/6/2022)..
Sebelum meresmikan wisata diving, Presiden terlebih dahulu melepas liarkan sebanyak 100 ekor tukik jenis Penyu Hijau (Chelonia mydas) dan Penyu Sisik (Eretmochelys imbricata) yang berasal dari Demplot semi alami di Pulau Tomia.
Dimana, demplot tersebut merupakan tempat penangkaran penyu yang berasal dari pulau-pulau di Wakatobi antara lain Pulau Anano, Pulau Cowo-cowo, dan Runduma.
Tempat ini menjadi lokasi bertelurnya Penyu. Presiden menyampaikan bahwa kegiatan pelepasliaran tukik ke laut merupakan bagian dari menjaga ekosistem laut khususnya di Wakatobi.
Selanjutnya, Presiden menuliskan pesan terkait pelestarian terumbu karang dalam sebuah papan berbentuk penyu. Nantinya, pesan tersebut akan dibawa ke sebuah lokasi yang dinamakan Jokowi Point, Sombu Dive, yang terletak sekitar empat kilometer dari Patuno Resort.
“Lestarikan terumbu karang untuk masa depan bumi. Kita bangga atas kekayaan alam laut Indonesia,” tulis Presiden Jokowi.
“Hari ini saya berada di Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara dalam rangka kegiatan melepas tukik penyu ke laut untuk menjaga ekosistem laut kita karena Wakatobi ini ada 1,3 juta hektare yang menjadi taman nasional, yang di sini juga banyak terumbu karang yang sangat indah,” ucap Jokowi.
Presiden dan Ibu Negara melakukan transplantasi karang Bersama dengan pelajar di Pulau Wangi-wangi. Dikesempatan itu, Presiden kembali mengajak semua lapisan masyarakat untuk menjaga dan melestarikan lingkungan.
“Terumbu karang di Wakatobi ini hati-hati, harus betul-betul dijaga, jangan sampai ada yang rusak sedikit pun karena ini akan menjadi sebuah aset besar bagi Wakatobi, bagi Provinsi Sulawesi Tenggara, dalam rangka membangun sebuah ekonomi biru kedepannya, ini memang baru tahapan-tahapan awal” jelasnya.
Selanjutnya, transplant karang yang ditanam oleh Bapak Presiden kemudian dibawa oleh tim penyelam dari Balai Taman Nasional Wakatobi, AKKP Wakatobi, Komunitas selam Wakatobi serta Forum Mahasiswa Penyelam Indonesia ke titik penyelaman yang diberi nama “Jokowi Point”.
Sementara itu, Kepala Balai Taman Nasional Wakatobi Darman menjelaskan bahwa transplant karang yang baru diresmikan oleh Presiden Jokowi akan menjadi magnet atau daya tarik bagi wisatawan di Taman Nasional Wakatobi.
“Dengan adanya Jokowi Point di Spot diving Sombu, akan menjadi daya tarik baru bagi wisatawan Nusantara maupun Mancanegara. Taman Nasional akan terus meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat akan pentingnya menjaga dan melestarikan trumbukaran dan biota laut di sekitarnya,” tandasnya. (**)
Comment