KENDARI, EDISIINDONESIA.com – Perusahaan Umum (Perum) Bulog Kanwil Sulawesi Tenggara (Sultra) mengadakan pasar murah minyak goreng. Ratusan warga pun rela mengantre panjang memadati halaman Perum Bulog.
Uniknya, tidak hanya emak-emak, bahkan bapak-bapak turut serta memadati antrean tersebut.
Pasar murah yang digelar selama tiga hari tersebut yakni 3 sampai 5 Maret 2022 merupakan kerjasama antara Perum Bulog bersama Disperindag Provinsi Sultra.
Salah seorang warga yang ikut melakukan antrian, Fera (38), kepada Edisi Indonesia mengaku senang dengan adanya pasar murah yang digelar tersebut, apa lagi mengingat mahalnya harga minyak yang dijual dipasaran serta terjadinya kelangkaan.
“Kalau di pasar astaga mahalnya mi harganya, mau kita tidak beli nah kita menjual kasian gorengan,”katanya.
Hal senada juga dikatakan oleh warga lainnya, Irna (30) yang merupakan ibu rumah tangga.
“Kalau saya ibu rumah tangga, saya suka gorengan itulah kita berburu minyak. Dengan adanya pasar murah ini sangat membantu kita sebagai masyarakat, apa lagi harganya dibawah harga pasaran,”ujarnya.
Sementara itu, salah seorang bapak-bapak, Udin (36), mengaku rela berdesak-desakan demi mendapatkan minyak goreng.
“Ya mau bagaimana lagi, kita ikut saja mengantri, masalahnya dipasar susah mi kita mau dapat minyak, mumpung disini (Bulog) ada dan murah,” ujarnya. (**)
Comment