Semarak Maulid Nabi di SDN 1 Kendari, Dekorasi Panggung Bernuansa Merah-Hijau Curi Perhatian

KENDARI, EDISIINDONEDIA.id — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SDN 1 Kendari berlangsung meriah dengan suasana yang kental dengan nuansa religius. Selain diisi dengan kegiatan keagamaan, perhatian juga tertuju pada dekorasi panggung yang dibuat semarak dan penuh warna.

Dekorasi tersebut memadukan kain berwarna hitam, hijau, dan merah sebagai latar panggung. Sejumlah untaian bunga berwarna merah digantung di bagian atas panggung, dipadukan dengan lampu hias dan sebuah lampu gantung bergaya klasik di bagian tengah.

Di tengah panggung juga terpasang ornamen bertuliskan “Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H”, yang menjadi titik utama dekorasi. Penataan tersebut membuat lokasi kegiatan terlihat lebih menarik sekaligus memberikan kesan khidmat pada peringatan Maulid Nabi.

Wali Kelas 6.1 SDN 1 Kendari, Andi Annisa Amran, mengatakan dekorasi sengaja dibuat tidak hanya untuk memperindah lokasi kegiatan, tetapi juga menciptakan suasana yang berbeda bagi para siswa dalam mengikuti peringatan Maulid Nabi.

“Dekorasi kami buat semeriah mungkin agar anak-anak merasa senang dan antusias mengikuti kegiatan Maulid. Kami ingin suasananya tetap religius, tetapi juga menarik bagi anak-anak,” kata Andi Annisa Amran, Jumat (28/8/2026).

Menurutnya, penggunaan perpaduan warna merah, hijau dan hitam serta ornamen bunga yang digantung menjadi bagian dari upaya memberikan sentuhan kreatif pada kegiatan sekolah.

“Anak-anak juga ikut merasakan bagaimana sebuah kegiatan keagamaan dipersiapkan dengan baik. Jadi bukan hanya acara seremonial, tetapi ada nilai kebersamaan, kreativitas dan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW,” ujarnya.

Kegiatan Maulid Nabi tersebut juga menjadi momentum bagi para siswa untuk mengenal dan meneladani akhlak Rasulullah SAW sejak dini.

Andi Annisa berharap melalui kegiatan tersebut, pesan-pesan keteladanan Nabi Muhammad SAW dapat diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.

“Yang paling penting adalah bagaimana keteladanan Rasulullah bisa diterapkan anak-anak, seperti saling menghargai, berbuat baik, disiplin dan menyayangi sesama,” pungkasnya. (**)

Comment