EDISIINDONESIA.id – Mahalini kembali mencuri perhatian saat tampil di panggung Bangor Fest Vol. 5. Tak hanya soal aksi panggung, penampilan istri Rizky Febian tersebut juga menarik perhatian lewat busana serba hitam yang dikenakan.
Di balik gaya modisnya, Mahalini ternyata terlibat langsung dalam menentukan outfit di setiap penampilannya. Pelantun “Melawan Restu” itu bahkan ikut mendesain konsep busana sebelum dikerjakan oleh tim kreatifnya.
Mahalini mengaku memiliki tim yang membantu menyiapkan pakaian untuk berbagai agenda manggung. Namun, konsep dasar dan detail busana tetap berasal dari keinginannya.
“Jadi sebelum aku panggung biasanya per minggu itu di-slot gitu. Minggu ini, misalnya ada lima gigs, jadi di panggung ini Lini mau apa. Jadi aku desain semua, terus mereka yang memindahkan lah gitu. Tapi dari semua basic-nya itu dari aku gitu, maunya seperti apa gitu,” ujar Mahalini usai tampil Bangor Fest Vol.4, di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Sabtu (8/8/2026).
Untuk busana panggung, Mahalini lebih memilih pakaian custom. Menurutnya, cara tersebut membuat outfit yang dikenakan bisa disesuaikan dengan keinginannya.
“Disiapkan semua acara dijahit dulu karena kebanyakan kalau aku biasanya custom,” tambahnya.
Tak hanya desain, Mahalini sangat memperhatikan detail penampilannya. Ia mengaku cukup perfeksionis, terutama dalam urusan rambut, makeup, serta detail pola dan jahitan pada busana.
“Yang harus selalu ada di penampilan menurut aku rambut ya. Kayaknya enggak mungkin aku botak juga gitu. Jadi kayak harus wuh lah gitu. Kayak walaupun diikat juga kayak enggak tahu, aku kayak concern banget sama rambut, terus concern banget sama makeup gitu sih,” ungkapnya.
Mahalini bahkan tak segan meminta tim memperbaiki bagian pakaian yang dirasa kurang sesuai, meski waktunya sudah mendekati jadwal tampil.
“Sama biasanya kalau baju aku concern banget sama pattern-pattern baju, jadi di detail jahitannya itu aku sangat detail banget gitu. Fokus gitu, biasanya kalau ada jahitannya gimana, aku suruh perbaiki dua jam sebelumnya,” pungkas Mahalini. (edisi/l6)
Comment