EDISIINDONESIA.id- FIFA ASEAN Cup 2026 bukan sekadar ajang pertandingan biasa — ini adalah momentum bersejarah sekaligus ujian sesungguhnya yang menguji kualitas kepelatihan pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman.
Pengamat sepak bola nasional, Mohammad Kusnaeni, menegaskan: turnamen ini adalah pertaruhan nyata bagi juru taktik asal Inggris tersebut.
Pada edisi Piala AFF sebelumnya, hasil yang belum memuaskan masih bisa dimaklumi. Saat itu, Skuad Garuda tampil dengan komposisi pemain yang belum lengkap, ditambah proses adaptasi Herdman yang masih berjalan terhadap karakter sepak bola Asia Tenggara.
Kini, situasi berubah total. Sebagai ajang resmi dalam kalender FIFA, FIFA ASEAN Cup 2026 membuka peluang bagi Indonesia untuk menurunkan kekuatan penuh — termasuk para pemain bintang yang berkarier di liga-liga Eropa.
Ditambah skuad yang sudah berbulan-bulan memahami pola dan arah taktik sang pelatih, ekspektasi masyarakat berada di puncak. Melaju jauh hingga puncak, bahkan mengangkat piala juara, kini bukan sekadar harapan — melainkan target yang wajib dipenuhi.
Bertindak sebagai tuan rumah, Indonesia akan bertanding di dua markas utama: Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, dan Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.
Timnas Indonesia tergabung dalam Grup A bersama Singapura, Malaysia, dan Bangladesh. Berikut jadwal lengkap pertandingan fase grup:
25 September 2026 — Indonesia vs Singapura
28 September 2026 — Indonesia vs Malaysia
1 Oktober 2026 — Indonesia vs Bangladesh
Hasil dari tiga laga ini akan menjadi kunci langkah awal Garuda menorehkan sejarah keemasan di bawah arahan John Herdman.(**)
Comment