KENDARI, EDISIINDONESIA.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar pelantikan sekaligus pengambilan sumpah pejabat dan kepala sekolah di Ruang Pola Kantor Gubernur, Senin (21/9/2026). Sebanyak 104 nama menerima amanah dalam langkah penataan birokrasi ini.
Rincian jumlah yang dilantik:
10 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama
27 Pejabat Administrator
10 Pejabat Pengawas
32 Pejabat Fungsional
25 Kepala Sekolah SMA/SMK
Adapun Sepuluh pejabat eselon II yang dilantik yaitu:
Andi Makkawaru Isa Zarny Jassin sebagai Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Sultra
La Ode Muhamad Ali Haswandy sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup
La Ode Muhammad Shalihin sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan
H. Belli dipercaya sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UMKM
Muhamad Said dilantik sebagai Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Sultra
Misnawati Lily mendapat amanah sebagai Kepala BPSDM Sultra
Hikmawaty sebagai Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan
Lenni Kartika Indah sebagai Kepala Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang
Ifa Puciano Lestari sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah Sultra.
Dr. Sukanto Toding menjadi Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Pembangunan
Di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, sejumlah kepala sekolah yang dilantik meliputi Nur Aida (Kepala SMAN 1 Kendari), Irwan Alimuddin (Kepala SMAN 2 Kendari), serta Muhalip (Kepala SMKN 2 Kendari).
Gubernur Sultra Andi Sumangerukka menyatakan pelantikan ini adalah bagian dari penataan organisasi sekaligus pengembangan sumber daya manusia ASN untuk memperkokoh kapasitas birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Mutasi dan promosi ini adalah bukti nyata komitmen Pemprov Sultra menerapkan sistem merit penempatan didasarkan pada kompetensi, kinerja, dan integritas, demi kebutuhan organisasi,” tegasnya.
Pengisian jabatan ini diharapkan memperkuat pelaksanaan tugas pemerintahan dan percepatan pembangunan daerah. Andi Sumangerukka mengingatkan para pejabat baru agar segera memahami tugas pokok, membangun sinergi, bekerja terukur, dan menghadirkan solusi atas tantangan pembangunan.
“Setiap program yang direncanakan harus memberi manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara,” pesannya.
Saat ini, Pemprov Sultra memfokuskan pembangunan pada empat sektor andalan: pendidikan, kesehatan, infrastruktur, serta ketahanan pangan berbasis agromaritim. Keempat pilar ini menjadi jalan utama mewujudkan Sulawesi Tenggara yang maju, aman, dan sejahtera.(**)
Comment