KENDARI, EDISIINDONESIA.id — Gubernur Sultra yang diwakili (Asisten l) Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara Dr. Ir. H. Pahri Yamsul, M.Si. Mendorong IAI untuk terus membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah beserta seluruh pemangku kepentingan untuk membangun karya pembangun yang relatif dan berkarya.
Arahan tersebut disampaikan Pahri saat memberikan sambutan pada Rapat kerja provisni 2026 Sulawesi Tenggara di Hotel Claro Kendari, Sabtu 31/10/2026. Yang dihadiri Gubernur Sultra yang diwakili (Asisten l) Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara Dr. Ir. H. Pahri Yamsul, M.Si., Ketua IAI Nasional atau diwakili Wakil ketua IAI NASIONAL Ar. Mario Wibisono, Ketua IAI Sultra Ar. Habel Patulak, dan 26 anggota yang dilantik sebagai pengurus Provinsi ikatan arsitek indonesia (IAI) Sulawesi tenggara masa bakti 2026-2029.
“Yakinkan pemerintah bahwa arsitek lokal dapat bersaing dengan arsitek luar,” tegasnya.
Pahri menjelaskan, Keterlibatan IAI bertugas menciptakan desain secara tuntas dan bertanggung jawab, bisa terus bersaing dan bisa melibatkan kadis dan pemangku kepentingan untuk menciptakan karya yang bisa bertahan secara lama.
“Untuk terus bersaing secara kompeten baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Pahri.
Wakil ketua IAI NASIONAL Ar. Mario Wibisono, berharap anggota IAI Sulawesi tenggara yang telah dilantik dapat memberikan manfaat yang besar bagi anggota-anggota, dapat menjadi rumah bersama yang hangat dan lebih terbuka, dapat menjadi wadah untuk belajar dan berbagai, dan bisa mengembangkan profesinya.
Selain itu, seluruh Anggota diharapkan dapat mengikuti perkembangan teknologi, regulasi dan perkembangan zaman, memperkuat jejaring dengan pengurus nasional IAI daerah lainnya.
“Kami menitip IAI sultra untuk menjadi mitra yang konsumtif, kritis dan solutis bagi pemerintah Provinsi maupun pemerintah kabupaten kota mohon IAI sultra ini dapat dilibatkan,” ucapnya.
Ia menjelaskan, bahwa dalam IAI terdapat bidang keahlian profesi yang bekerja di bidang bencana atau membantu masyarakat yang memiliki penghasilan rendah dan juga yang berkaitan dengan lingkungan.
Pesannya untuk pengurus yang telah dilantik, bekerjalah dengan integritas bagi seluruh anggota tanpa terkecuali dan jadilah mitra yang dapat dipercaya bagi masyarakat dan pemerintah.
Ketua arsitek IAI Sultra Ar. Habel Patulak, menambahkan, dalam kontribusi pembangunan suksesi tenggara dibutuhkan arah pembangun yang terencana dan terukur yang sesuai dengan dinamika pembangunan daerah.
Ia berharap, melalui rapat kerja ikatan arsitek tersebut, dapat menyusul program kerja yang terarah, relevan dan implementatif baik dalam aspek organisasi maupun dalam mengembangkan profesi.
Ia menyampaikan bahwa terpilihnya ia sebagai ketua IAI Sultra 2026-2029 sepanjang perjalanan IAI Sultra selama 20 tahun ia terus tergabung dalam organisasi, IAI sultra harus terus berkembang sampai ke tingkat nasional.
Adapun visi misi IAI yang disampaikan Ketua IAI Sultra Ar. Habel Patulak, yaitu:
Visi : menjadi tuan di rumah sendiri dengan penerapan lisensi arsitek
Misi :
1.kesetariatan yang representatif, inovatif dan melayani.
2.Mengaktifkan dan memaksimal kinerja bidang
3.Menempatkan orang-orang yang tekat di posisi yang tepat
4.Penguatan IKA indonesia Sultra di 17 kabupaten kota yang ada.
5.KAI menjadi mitra strategis bagi Sulawesi tenggara dalam proses penyelenggaraan gedung.
6.KAI berkomitmen bagi pembangun daerah Sulawesi tenggara.
“Harapannya IAI Sultra dapat terus memperkuat peran organisasi dalam mendukung pembangunan daerah melalui karya arsitektur yang inovatif, berkualitas dan berkelanjutan,” harapnya. (**)
Comment