KENDARI, EDISIINDONESIA.id— Memperingati Hari Pangan Sedunia Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Terminal Dapu-Dapura, Kelurahan Dapu-Dapura, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Kamis (22/10/2026). Kegiatan ini berlangsung serentak bersama gerakan nasional yang digagas Kementerian Pertanian RI.
Acara diawali dengan mengikuti arahan secara langsung secara virtual dari Wakil Menteri Pertanian Letjen TNI (Purn.) Muhammad Saleh Mustafa. Hadir dalam kegiatan ini Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sultra, perwakilan Forkopimda, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, kepala perangkat daerah, distributor, serta pelaku usaha pangan.
Usai mengikuti kegiatan pusat, Pj. Sekda bersama rombongan langsung meninjau stan-stan pasar murah guna memastikan pelayanan berjalan lancar dan masyarakat dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Gerakan ini tidak hanya digelar di tingkat provinsi pemerintah daerah di seluruh 17 kabupaten/kota se-Sultra juga melaksanakannya secara bersamaan, sehingga total terdapat 18 titik pelaksanaan di seluruh wilayah. Sepanjang tahun 2026, GPM di Sultra sudah tercatat digelar 252 kali.
Kegiatan ini bertujuan membawa pangan terjangkau hingga ke tingkat kecamatan dan kelurahan, sekaligus membantu mengendalikan inflasi daerah.
Prestasi membanggakan juga diraih: penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Sultra menempati peringkat pertama secara nasional, dengan capaian 160,98 persen dari target yang ditetapkan. Sementara realisasi bantuan pangan periode Juli–September 2026 mencapai 97,42 persen, dan Pemprov Sultra telah menyatakan kesiapan melanjutkan penyaluran untuk periode Oktober–Desember 2026.
Pemerintah Provinsi Sultra menegaskan pasokan bahan pangan pokok serta komoditas strategis di wilayahnya dalam kondisi aman dan terjaga. Melalui Gerakan Pangan Murah dan penyaluran bantuan pangan, pemerintah daerah bersama Forkopimda terus berupaya menjaga kestabilan harga agar kebutuhan pangan seluruh masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.(**)
KENDARI, EDISIINDONESIA.id— Memperingati Hari Pangan Sedunia Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Terminal Dapu-Dapura, Kelurahan Dapu-Dapura, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Kamis (22/10/2026). Kegiatan ini berlangsung serentak bersama gerakan nasional yang digagas Kementerian Pertanian RI.
Acara diawali dengan mengikuti arahan secara langsung secara virtual dari Wakil Menteri Pertanian Letjen TNI (Purn.) Muhammad Saleh Mustafa. Hadir dalam kegiatan ini Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sultra, perwakilan Forkopimda, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, kepala perangkat daerah, distributor, serta pelaku usaha pangan.
Usai mengikuti kegiatan pusat, Pj. Sekda bersama rombongan langsung meninjau stan-stan pasar murah guna memastikan pelayanan berjalan lancar dan masyarakat dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Gerakan ini tidak hanya digelar di tingkat provinsi pemerintah daerah di seluruh 17 kabupaten/kota se-Sultra juga melaksanakannya secara bersamaan, sehingga total terdapat 18 titik pelaksanaan di seluruh wilayah. Sepanjang tahun 2026, GPM di Sultra sudah tercatat digelar 252 kali.
Kegiatan ini bertujuan membawa pangan terjangkau hingga ke tingkat kecamatan dan kelurahan, sekaligus membantu mengendalikan inflasi daerah.
Prestasi membanggakan juga diraih: penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Sultra menempati peringkat pertama secara nasional, dengan capaian 160,98 persen dari target yang ditetapkan. Sementara realisasi bantuan pangan periode Juli–September 2026 mencapai 97,42 persen, dan Pemprov Sultra telah menyatakan kesiapan melanjutkan penyaluran untuk periode Oktober–Desember 2026.
Pemerintah Provinsi Sultra menegaskan pasokan bahan pangan pokok serta komoditas strategis di wilayahnya dalam kondisi aman dan terjaga. Melalui Gerakan Pangan Murah dan penyaluran bantuan pangan, pemerintah daerah bersama Forkopimda terus berupaya menjaga kestabilan harga agar kebutuhan pangan seluruh masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.(**)
Comment