WAKATOBI, EDISIINDONESIA.id – Seorang nelayan asal Desa Numana, Kecamatan Wangi-Wangi Selatan, Kabupaten Wakatobi, Laode Gela (41 tahun), berhasil ditemukan dan dinyatakan selamat setelah mengalami kerusakan mesin perahu di sekitar Perairan Karang Kapota, pada Senin (1/6/2026).
Kehawatiran akan keselamatan nelayan tersebut bermula saat istrinya, Atriani, melaporkan kejadian itu ke Pusat Komando (Comm Centre) Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari sekitar pukul 10.50 WITA.
Kepala KPP Kendari, Amiruddin AS, menjelaskan bahwa korban berangkat melaut sejak pagi hari menggunakan perahu jenis longboat untuk memeriksa bubu atau alat perangkap ikan yang dipasangnya di perairan tersebut.
“Pada tanggal 1 Juni 2026 pukul 05.00 WITA, korban berangkat dari Desa Numana menuju Karang Kapota untuk mengecek bubu miliknya di sekitar perairan itu,” ungkap Amiruddin.
Namun, nasib kurang baik menimpa Laode Gela. Sekitar pukul 07.00 WITA di tengah perjalanan, mesin perahu yang dikemudikannya tiba-tiba mengalami kerusakan dan mati total. Akibatnya, ia tidak dapat melanjutkan perjalanan dan terkatung-katung di tengah laut, sehingga membutuhkan bantuan pertolongan segera.
“Sekitar pukul 07.00 WITA, mesin longboat tersebut mengalami kerusakan. Kondisi itu membuat korban tidak bisa bergerak dan membutuhkan bantuan SAR,” jelasnya.
Merespons laporan tersebut, KPP Kendari langsung mengerahkan Tim Penyelamat dari Pos SAR Wakatobi untuk bergerak menuju titik kejadian guna melakukan pencarian dan pertolongan.
Upaya tim penjangkauan membuahkan hasil positif dalam waktu singkat. Tepat pukul 12.20 WITA, korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat, sehat, dan tidak mengalami luka fisik. Ia kemudian segera dievakuasi dan diserahkan kembali kepada pihak keluarga.
Seiring dengan ditemukannya korban dalam keadaan aman, operasi pencarian dan pertolongan pun secara resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh personel yang dilibatkan dalam operasi tersebut kemudian dikembalikan ke satuan masing-masing.(**)
Comment