MUNA, EDISIINDONESIA.id – Ruang fiskal Kabupaten Muna tahun ini cukup berat untuk membiayai perbaikan sejumlah ruas jalan rusak dibeberapa tempat.
Anggaran daerah yang cukup sempit disebabkan kebijakan efisiensi dari Pusat, pembayaran utang PEN, belanja pegawai dan lain sebagainya sangat berdampak pada pembangunan infrastruktur di bumi sowite.
Menyadari keterbatasan itu, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Muna tidak tinggal diam. Upaya mendapatkan anggaran dari Kementerian terkait telah dilakukan.
Kepala Dinas PU Muna melalui Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Ady Mulya mengatakan, anggaran di instansi mereka sangat terbatas, sehingga pihaknya mengusulkan jalan poros yang rusak berat ke Kementerian PU melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD).
“Kami sudah usulkan sejak bulan Januari 2026 dengan total anggaran sekitar Rp 100 miliar. Sekarang kita tinggal menunggu dan berharap pagu dari Kementerian melalui Balai,” ungkap Ady Mulya, Kamis (23/4/2026).
Ia menegaskan, pengusulan jalan ini tidak dilakukan secara asal-asalan. Ruas jalan yang dipilih harus singkron dengan kebijakan strategis nasional khusus yang menopang sentra produksi ketahanan pangan sesuai rencana tata ruang wilayah daerah.
”Intinya kita fokus pada kawasan strategis nasional. Kami juga sudah menjalin kesepakatan jangka panjang dengan Kementerian PU mengenai jalan poros mana saja yang akan dituntaskan secara bertahap selama lima tahun ke depan.” Tandasnya. (Andik)
Adapun jalan poros yang menjadi prioritas :
1. Kawasan sentra produksi pertanian dan perikanan di Kecamatan Parigi, Bone, Marobo, Tongkuno, meliputi ruas jalan Wasolangka-Bone-Marobo-Wadolau dan Wakuru-Oelongko.
2. Kawasan Wisata Pantai Kota Raha
3. Kawasan Sentra Produksi Pertanian dan Perikanan Kec. Napabalano, meliputi jalan Lingkar Kecamatan Napabalano, Lambiku- Berumembe, Tangkumaho-Tolimbo.
4. Kawasan Wisata Kecamatan Lohia, poros Waara-Lohia, Lohia-Napabale, Lohia-Meleura.
5. Kawasan Transmigrasi Mutiara, Poros Pola-Tampunabale dan Pola Kolese.
6. Kawasan Sentra produksi pertanian Jagung Kecamatan Kabawo, Kabangka dan Kontukowuna.
Comment