Gempa Dangkal M 2,7 Guncang Kolaka Timur, Tidak Berpotensi Merusak

KOLTIM, EDISIINDONESIA.id – Wilayah Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, diguncang gempa bumi tektonik pada Selasa pagi (17/3/2026). Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, gempa tersebut memiliki magnitudo 2,7.

Episenter gempa terletak pada koordinat 4,10 Lintang Selatan dan 121,88 Bujur Timur, atau sekitar 11 kilometer di selatan Kolaka Timur. Gempa terjadi pada kedalaman dangkal, yakni 3 kilometer di bawah permukaan bumi.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Balai BMKG Wilayah IV, Nasrol Adil, menjelaskan bahwa gempa ini tergolong gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif di wilayah tersebut.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif,” ujarnya.

Berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap) serta laporan masyarakat, getaran gempa dirasakan di wilayah Tirawuta, Kolaka Timur dengan intensitas II MMI. Pada skala ini, getaran dirasakan oleh beberapa orang dan menyebabkan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat kejadian tersebut.

Nasrol menambahkan, hasil pemantauan BMKG juga belum menunjukkan adanya gempa susulan (aftershock).

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Informasi resmi terkait gempa bumi hanya disampaikan melalui kanal komunikasi resmi BMKG, seperti media sosial @infoBMKG, situs web resmi, serta aplikasi mobile yang telah terverifikasi. (**)

Comment