Hanya Satu Anggota DPRD Butur yang Hadir, Demo Masalah Pemadaman Listrik Ricuh

BUTUR, EDISIINDONESIA.id– Aksi unjuk rasa yang digelar LSM Perisai di depan Gedung DPRD Buton Utara terkait masalah pemadaman listrik yang berlangsung terus-menerus berakhir dengan kericuhan.

Peristiwa tersebut terjadi saat massa sedang menyampaikan tuntutan, di mana terjadi bentrokan fisik berupa saling dorong antara peserta aksi dengan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (PolPP).

Para peserta aksi merasa sangat kecewa karena dari total 20 anggota DPRD Buton Utara, hanya satu orang yang hadir untuk menerima dan mendengarkan aspirasi masyarakat terkait sejumlah tuntutan yang diajukan.

Setelah di halaman gedung, kericuhan kembali muncul di dalam area gedung namun berhasil diredakan dalam beberapa saat kemudian. Seluruh proses aksi mendapat pengawalan aparat keamanan untuk mencegah terjadinya kerusuhan yang lebih luas.

Kondisi ini menuai kecaman tajam dari netizen. Seperti yang disampaikan @popi Arwana: “Aksi demonstrasi terjadi kericuhan karena sebagian besar anggota DPRD tidak berada di kantor hanya satu orang yang hadir.

Mereka digaji dengan uang rakyat namun kinerjanya tidak mencerminkan peran sebagai ujung tombak penyambung aspirasi masyarakat. Perlu ada penanganan serius terkait hal ini.”(**)

Comment