KOLUT, EDISIINDONESIA.id – Seorang siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) ditemukan meninggal dunia saat melakukan rekreasi bersama teman-temannya di sungai Desa Lanipa, Kecamatan Pakue Tengah, Kabupaten Kolaka Utara, Minggu (25/1/2026).
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WITA. Personel Polsek Pakue menerima informasi dari masyarakat terkait adanya seorang anak yang meninggal dunia akibat tenggelam saat mandi di sungai. Mendapat laporan itu, aparat kepolisian langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).
Korban diketahui berinisial JA (12), seorang pelajar SMP 15 Kolaka Utara asal Desa Salulotong, Kecamatan Pakue Tengah, Kabupaten Kolaka Utara.
Kasi Humas Polres Kolut AIPDA Ahmad Syaiful menjelaskan, kronologis kejadian bermula pada Minggu sekitar pukul 07.30 WITA. Saat itu korban bersama sekitar 30 teman sekolahnya melakukan rekreasi di Sungai Dusun III Pangi, Desa Lanipa.
“Korban bersama teman-sekolahnya SMP 15 Kolut sekitat 30 org,bersama rekreasi di sungai dsn III Pangi Desa Lanipa,” katanya, Senin (26/1/2026).
Sekitar pukul 09.30 WITA, salah satu teman korban bernama Miftah Nujannah bersama teman lainnya menyadari bahwa JA tidak terlihat di sekitar lokasi. Mereka kemudian meminta pertolongan warga dan memanggil Askam, yang merupakan paman korban.
Setelah dilakukan pencarian, korban ditemukan dalam kondisi terapung di sungai. Korban kemudian segera dilarikan ke Puskesmas Latali, Kecamatan Pakue Tengah. Namun nahas, nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.
Hasil pemeriksaan awal menyebutkan korban meninggal dunia akibat tenggelam saat mandi di sungai, dengan kondisi air sungai sedang pasang.
“Korban meninggal dunia karena tenggelam saat mandi disungai dengan kondisi air pasang,” ujarnya.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya orang tua dan pihak sekolah, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat melakukan aktivitas di sekitar sungai atau lokasi berisiko lainnya, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.(**)
Comment