KONAWE, EDISIINDONESIA.id– Kabar membanggakan datang dari Sulawesi Tenggara, tepatnya dari MAN 1 Konawe. Tim riset sekolah tersebut berhasil meraih medali perunggu (Juara 3) dalam ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 Tingkat Nasional.
Prestasi ini mengharumkan nama Sulawesi Tenggara, khususnya Kabupaten Konawe, karena tim ini menjadi satu-satunya perwakilan dari Sultra yang berhasil menembus babak 6 besar nasional.
Menurut Kepala MAN 1 Konawe, Abdullah, tim yang terdiri dari tiga siswa berprestasi ini mengusung riset berjudul “Studi Pengaruh Variasi Suhu Inkubasi Terhadap Pertumbuhan Bakteri Probiotik Lactobacillus plantarum pada Media Fermentasi Tempe”. Riset ini sejalan dengan tema besar OMI 2025, yaitu “Transformasi Digital untuk Pembangunan Nasional”.
Komposisi tim riset terdiri dari Muhammad Ahnaf Badriyah (XII.f6) sebagai ketua tim, serta Aulya Khoirunnisabilla (XII.f6) dan Fikri Arifai Handoyo (X.D) sebagai anggota.
Asbal, pembimbing tim riset, menjelaskan bahwa pembinaan dilakukan oleh Kepala Sekolah MAN 1 Konawe, Abdullah, bersama Wakil Kepala MAN 1 Konawe Bidang Kurikulum, Erik, S.P, Siti Astya Rahmah, S.Pd, dan Israyanto, S.Pd. Asbal didampingi oleh Andry Saputra sebagai pembimbing kedua.
“Kami juga menyampaikan penghargaan kepada Tim Laboratorium Terpadu Universitas Halu Oleo, khususnya Kepala Lab Biologi Dasar UHO, Azwar, dan Dosen Mikrobiologi UHO, La Ode Muh. Iman Sulaiman,” kata Asbal.
Perjalanan tim menuju podium nasional melibatkan tahapan panjang, mulai dari penyusunan proposal riset (11 Agustus – 10 September), presentasi proposal daring (26 – 28 September), penelitian di Universitas Halu Oleo (29 September – 30 Oktober), penyusunan laporan hasil penelitian (28 September – 1 November), presentasi hasil riset daring (2 November), presentasi dan expo 6 Besar Nasional luring di Tangerang, Banten (11 November 2025), hingga pengumuman juara (13 November 2025) di Grand El Hajj Tangerang, Banten.
“Prestasi ini membuktikan bahwa generasi muda Konawe mampu bersaing di tingkat nasional melalui riset ilmiah yang inovatif. Kami berharap capaian ini menjadi inspirasi bagi peserta didik lainnya untuk terus berkarya dan berprestasi,” tutup Asbal.
Penyerahan penghargaan ini juga dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Konawe, Hasrun Taleo.(**)
Comment