Terpilih Jadi Ketua Hasil KLB Askab PSSI Konsel, Ini Fokus Boni Lambang Pramana

Suasana KLB Askab PSSI Konsel yang digelar di aula RSU Konsel, Jumat (18/3/2022). (Foto: dok. Istimewa)

KONSEL, EDISIINDONESIA.com – Kongres Luar Biasa (KLB) Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Konawe Selatan (Konsel) digelar di aula RSU Konsel, Jumat (18/3/2022).

KLB tersebut dihadiri Sekum Asosiasi Provinsi (Asprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) Utha Laode. A Hamzah didampingi pengurus Asprov Sultra Jasman, pengurus Askab PSSI Konsel serta seluruh pemilik klub sepak bola setempat.

Dalam KLB itu, Kepala RSU Konsel dr Boni Lambang Pramana, terpilih sebagai Ketua Askab PSSI Konsel secara aklamasi.

Usai dinyatakan sebagai ketua terpilih, pria yang akrab disapa Dokbon ini mengaku akan kembali bangkitkan semangat sepak bola Konsel yang selama ini vakum.

Untuk itu Plt. Kadis Kesehatan ini meminta dukungan kepada para pengurus PSSI untuk bekerja sama dalam mengurus olahraga tersebut.

“Tentunya dukungan serta bimbingan dan masukan dari pengurus Asprov juga sangat kami butuhkan,” ujar Dokbon.

Olehnya itu, Dokbon bertekad untuk membangun sepak bola konsel hingga berkompetisi ke liga nasional.

“Tidak hanya didaerah, saya inginkan sepak bola konsel juga bisa berkompetisi ke turnamen bergensi hingga melahirkan atlet-atlet unggul,” pintahnya.

Untuk langkah awal, kata Dokbon pembinaan akan dilakukan dalam waktu dekat, tak hanya itu PSSI konsel juga akan menggelar kompetisi sepak bola.

Hal itu juga bertujuan untuk melakukan seleksi kepada atlet-atlet berbakat yang ada di Konsel.

Selain itu, sistem kepengurusan dan peningkatan SDM PSSI akan dilakukan.

Seperti melakukan pelatihan wasit dan pelatih guna melahirkan pengurus PSSI yang kompeten.

“Ini langkah awal yang akan kami benahi,” tegasnya.

Dokbon berharap ditangan kepemimpinannya bisa membawah sepak bola konsel di ajang porprov kembali kemasa kejayaanya.

“Harapan saya bisa mengembalikan masa kejayaan emas, sepak bola konsel seperti beberapa tahun lalu,” harapnya.

Sementara itu perwakilan Asprov PSSI Sultra, Jasman, mengatakan untuk melahirkan atlet sepak bola yang unggul yang pertama harus dilakukan adalah membangun fondasi sepak bola usia dini.

Selain itu, finansial menurutnya, itu hal yang peling penting sebab, berbicara soal sepak bola erat kaitanya dengan finansial jadi kalau pondasi finansialnya kuat secara otomatis atletnya kuat.

“Saya akui di Konsel ini, lumbung pemain bola dan itu fakta. Untuk itu kepada pemimpinan Askab baru saya meminta untuk kedepan PS Konsel bisa berlaga di liga tiga mendatang,” harapnya.

Di tempat yang sama Sekum Asprov PSSI Sultra Utha Laode A Hamzah mengatakan untuk pelantikan pengurus Askab yang baru itu akan dilakukan setelah ketua ada Ketua Asprov defenitif.

“Jadi nanti setelah ada ketua defenitif baru kami lakukan pelantikan Askab-Askab terpilih,” singkatnya. (**)

Comment