KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Kenali gejala anjing rabies, serta berikut ciri-ciri yang dapat dilihat agar bisa menghindari gigitan anjing rabies.
Diketahui, rabies adalah infeksi virus yang menyerang otak dan sistem saraf manusia. Rabies merupakan penyakit zoonosis yang dapat menular akibat gigitan hewan (98 persen anjing) yang terinfeksi virus lyssa.
Diketahui Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) merupakan salah satu wilayah endemis rabies.
Dokter hewan, drh. Titah Aprilia Riadiani mengatakan hal itu terjadi lantaran penyakit ini sudah ada sejak lama dan sampai saat ini belum dinyatakan bebas.
“Singkatnya karena di Sultra penyakit ini ada sudah sejak lama dan sampai saat ini belum dinyatakan bebas, sampai saat ini masih ada kasus rabies di Sultra. Makanya disebut endemis,” ujarnya, melalui pesan WhatsApp, Selasa (4/7/2023).
Ia menyampaikan, bahwa anjing yang terinfeksi rabies memiliki gejala yang dapat dikenali. Seperti cenderung menjadi pemarah, mengeluarkan air liur berlebih, takut air dan cahaya, serta sensitif terhadap angin.
Namun kata dia, hingga saat ini belum ada laporan kasus rabies di Kota Kendari.
“Kalau yang melapor ke kami tahun 2023 belum ada,” ujarnya.
Sebelumnya Kepala Bidang (Kabid) Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kota Kendari, Santiwati mengatakan pihaknya terus mengantisipasi penularan rabies dengan melakukan vaksinasi rabies pada anjing, baik itu peliharaan maupun anjing liar.
Untuk itu ia meminta kesadaran masyarakat yang memelihara anjing untuk memberikan vaksin rabies.
“Setiap tahun semua kami sisir, di semua kecamatan, bukan cuma yang terdata namun yang baru juga, akan kami sisir karena kan sekarang lagi viral kasus rabies,” ujarnya.
Untuk mendapatkan layanan suntuk rabies di Kota Kendari, masyarakat dapat menghubungi kontak person drh. Titah Aprilia Riadiani di +62 857-3679-6400. (**)
Comment